Djoko Waluyo 04/05/2014
Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Laporan tindak pidana pemilihan umum harus disertai bukti akurat sehingga kasusnya dapat diproses hukum hingga pengadilan pengadilan, kata Kepala Kejaksaan Negeri Biak Numfor Made Jaya Ardana.

“Empat kasus tindak pidana pemilu yang ditangani penegakan hukum terpadu (gakumdu) pelimpahan panwas masih diteliti kelengkapan bukti kuat di lapangan,” ujarnya di Biak, Minggu, menanggapi kelanjutan penanganan tindak pidana Pemilu 2014.

Made menyebutkan dari empat kasus pidana pemilu yang ditangani penyidik kepolisian, diperkirakan hanya satu kasus yang bisa dilanjutkan penanganannya sesuai hukum karena punya bukti kuat.

Jika berkas perkara pemeriksaan tindak pidana pemilu telah dinyatakan lengkap dan cukup bukti kuat, pihaknya segera memproses pelakunya ke pengadilan untuk disidangkan.

Hingga saat ini, pihaknya masih mempelajari berkas pelimpahan perkara tindak pidana Pemilu 2014 beserta barang bukti dari penyidik kepolisian.

“Kejaksaan siap menindaklanjuti dugaan tindak pidana pemilu dilakukan caleg parpol maupun penyelenggara pemilu sesuai hukum yang berlaku,” kata Made.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*