Djoko Waluyo 07/04/2014
Korban Lapindo
Korban Lapindo

POSKOTA.CO – Direktur Utama PT Minarak Lapindo Jaya (MLJ) Andi Darussalam Tabussalla (ADS) menyatakan pihaknya memperhatikan permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang meminta perusahaannya segera melunasi ganti rugi.

Namun, permintaan SBY tersebut tidak bisa dilakukan segera. ADS mengatakan bahwa pelunasan jual beli tanah dan aset warga tersebut harus menyesuaikan kondisi keuangan perusahaan milik Bakrie Group tersebut yang kini tengah seret.

“Yang perlu diluruskan ini bukan ganti rugi, tapi jual beli sebagaimana Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 Tahun 2007,” kata ADS saat berbincang dengan Jawa Pos kemarin (6/4).

Dalam perbincangan kemarin, Andi juga mengeluhkan sikap pemerintah yang menolak permohonan pijaman uang kepada pemerintah untuk mempercepat proses jual beli tersebut.

“Saya tidak mau ngomong masalah itu lagi, sudah setahun lalu kita ajukan peminjaman uang kalau tidak salah ke Bank Jatim, tapi ditolak. Seandainya diterima kan prosesnya bisa lebih cepat,” keluhnya.

Kendati demikian, dia menyatakan tetap menyambut dengan hangat permintaan Presiden SBY kepada PT MLJ untuk segera menyelesaikan jual beli tersebut.
(BSN)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*