Djoko Waluyo 30/06/2014
Pendukung Jokowi Nyapres cukur gundul
Pendukung Jokowi Nyapres cukur gundul

POSKOTA.CO – Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gajah Mada Yogyakarta Prof Wihana Kirana Jaya menegaskan dalam mengembangkan sumber daya manusia diperlukan revolusi mental karena tidak bisa hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan pasar.

“Pengembangan SDM juga harus dilihat dari sisi budaya, yakni revolusi mental,” kata Wihana dalam menanggapi debat Cawapres yang mengangkat topik “Ppengembangan Sumberdaya Manusia (SDM) dan teknologi” di Kantor Media Center JKW4P, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (29/6) malam.

Hal itu, lanjut dia, sudah dibuktikan oleh Singapura, Brasil, Tiongkok, Jepang dan Korea, yang berhasil seperti sekarang ini karena ada revolusi mental untuk memperbaiki kekurangan daya saingnya dengan negara-negara lain.

“Hal yang sangat penting mengenai SDM, tidak hanya bicara soal pasar. Tapi ada hal hakiki yang diluapkan pasar. Misalnya etos kerja, apa yang dimaksud dengan revolusi mental,” ujarnya.jokowi surban

Karena secara teoritis, revolusi mental sendiri adalah semacam mental model. Sehingga revolusi mental adalah cara pandang yang masuk dan melekat pada hasil dari pendidikan itu sendiri sebagai jati diri, dan nilai.

“Karakter pendidikan itu harus punya, sehingga bisa memenuhi kebutuhan global. Yang pada akhirnya, ‘miss-opportunity’ tidak terjadi di Indonesia,” jelasnya. (ant)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*