Djoko Waluyo 19/03/2014
Mutiara, istri pensiunan jendral
Mutiara, istri pensiunan jenderal ogah difoto. dok

POSKOTA.CO – Kasus Mutiara Situmorang, istri Purnawirawan Brigadir Jenderal (Purn) Mangisi Situmorang, mencuat lagi. Kali ini dilaporkan oleh para korban.
Kuasa Hukum Korban dari Lembaga Bantuan Hukum Bogor Sugeng Teguh Santoso yang melapor ke Bareskrim
juga membawa sejumlah korban dugaan pelecehan seksual.
Para korban yang dibawa ke Maelapor:
o. Kris,
o. Lil,
o. Rir,
o. Ap,
o. Ags,
o. Rin,

Dalam pelaporan bernomor LP/305/III/2014/Bareskrim, Sugeng juga melaporkan Mangisi Situmorang, Ani dan Butet.

Ani dan Butet diduga penjaring para korban yang nantinya diserahkan ke Mutiara sebelum diperdagangkan.

Sugeng menjelaskan Ani dan Butet menyasar orang-orang, terutama remaja yang sedang kebingungan mencari pekerjaan di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur.

Dia menyebutkan salah satu korban, yakni Fitra,12, yang sedang bermain-main di terminal tersebut, kemudian diciduk dan disekap di rumah Mutiara selama empat bulan.

“Orang tua menyangka ini penculikan, kemudian baru tahu setelah ada kejadian (penyekapan 16 korban), diberitakan oleh media dan dievakuasi, sekarang sudah bertemu dengan ibunya,” katanya.

Sugeng menyebutkan sekitar 15 orang yang diiming-imingi janji serta gaji yang tinggi oleh Ani dan Butet dari Terminal Pulogadung.

“Ibu itu (Ani dan Butet) ngomongnya terlalu tinggi, saya dijanjikan dapat gaji ‘gede’, bisa bebas bekerja, makan buah-buahan semaunya,” kata Riris, seorang korban.

Riris mengaku disuruh mengganti rugi biaya yang dikeluarkan oleh Mutiara untuk biaya persalinan “caesar” Riris sebesar Rp14 juta.

Dia mengatakan gaji yang seharusnya dibayarkan tidak diberikan kepada Riris untuk mengganti biaya persalinannya itu.

“Kalau saya ‘enggak’ mau ganti rugi, saya diancam dilaporkan ke polisi, saya bilang silakan saja, tapi dia langsung marah-marah, jambak saya, pukul saya,” katanya.

Riris juga mengaku mendapat perlakukan tak sepantasnya ketika ia hamil dan bekerja di rumah itu.

“Perut saya diremas-remas dan dia bilang ‘saya doakan anak kamu cacat’,” katanya menirukan.

Riris bercerita ada korban lain, yakni Istiqomah,26, yang juga mendapat pelecehan seksual oleh Mutiara.

“Dia ditelanjangi dan ibu Mutiara menyuruh orang buat melakukan pelecehan seksual,” katanya.

Keempat terlapor, Mutiara, Mangisi, Ani dan Butet dilaporkan dengan Pasal 2 UU No 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, Pasal 80 UU N0 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, Pasal 328 KUHP Tentang Penculikan dan Pasal 289 KUHP tentang Tindak Pidana Pelecehan Seksual.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*