admin 04/02/2014
Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala. (DOK)
Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala. (DOK)

POSKOTA.CO – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dinilai melempem (lemah) dalam mengawasi kinerja kepolisian. Penilaian itu diungkap Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras)

Koordinator Badan Pekerja Kontras Haris Azhar mengatakan, secara institusi jumlah anggota Kompolnas yang melakukan pengawasan tidak sebanding dengan jumlah anggota Polri yang diawasi. Setidaknya, ada sekitar 450 ribu anggota kepolisian yang harus diawasi oleh sembilan orang komisioner Kompolnas.

Lemahnya pengawasan Kompolnas, lanjut Haris, tidak terlepas dari tidak adanya perwakilan Kompolnas di setiap daerah. Selama ini, pengawasan yang dilakukan Kompolnas hanya dilakukan dari kantor pusatnya di Jakarta.

“Meski  Adrianus (Komisioner Kompolnas) mengatakan sudah bekerja sama dengan sejumlah kampus di Indonesia. Seharusnya Kompolnas dapat membuat mekanisme komunikasi dari daerah sampai pusat,” kata Haris Senin (3/2/2014).

Haris menambahkan, Kompolnas memiliki peran strategis dalam mengawasi perilaku anggota kepolisian, terutama yang diduga melakukan tindak pelanggaran. Jabatan pimpinan Kompolnas yang dipegang oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan memungkinkan Kompolnas memiliki akses langsung kepada presiden. (djoko)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*