Djoko Waluyo 02/04/2014
Kapolri bersama Kapolda Aceh dan Komjen Anang Iskandar Dir BNN mengenakan jas
Kapolri bersama Kapolda Aceh dan Komjen Anang Iskandar Dir BNN mengenakan jas

POSKOTA.CO- Kapolri Jenderal Sutarman menilai berbagai peristiwa penembakan yang dialamatkan ke calon legislatif (caleg) di Nangro Aceh Darussalam(NAD), terkait persaingan antar partai politik (parpol).

“Motifnya persaingan antar parpol,” kata Sutarman di Jakarta, Rabu(2/4). Mantan Kapolda Metro Jaya meminta kepada warga NAD untuk tidak terprofokasi terkait insiden tersebut.

Sutarman berharap kasus tersebut diserahkan kepada aparat Kepolisian. “Jangan pengaruhi rakyat dengan kekerasan karena itu akan mencederai proses demokrasi yang sedang kita bangun, diharapkan proses demokrasi ke depan ini, demokrasi yang santun, demokrasi tanpa kekerasan,” pinta Sutarman.

Sebelumnya, aksi penembakan yang mengakibatkan tiga orang tewas dan seorang terluka ini terjadi pada mobil caleg Partai Aceh bernomor polisi BK 1216 HO terjadi di Desa Geulanggang Teungoh, Kota Juang, Bireuen, Provinsi Aceh, Minggu (31/3).(sapuji)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*