Djoko Waluyo 12/05/2015
Kadispen Kombes Martinus memberikan keterangan
Kadispen Kombes Martinus memberikan keterangan

POSKOTA.CO – Thalib Abbas seorang kakek yang belum lama menjadi korban penculikan bersama anaknya ditangkap Penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya ternyata buronan polisi sejak 10 tahun silam karena melakukan penipuan senilai Rp 6,4 milyar dengan korban Ninin Sunarya.

Kasubdit Fismondev Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Arie Ardian kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (12/5/2015) anak bapak tersebut dinyatakan buron pada 2005 setelah kejaksaan menyatakan P21 atas kasus penipuan dan pemalsuan dokumen.

Sejak 2005 penyidik Polda telah memanggil Thalib dan Kemal untuk diperiksa dalam perkara tersebut. Namun panggilan tersebut tidak dipenuhi oleh Thalib dan anaknya.
Selama 10 tahun itu mereka selalu berpindah-pindah tempat sehingga menyulitkan pengejaran.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Martinus Sitompul mengatakan, hingga ramai muncul pemberitaan soal penculikan Thalib Abbas pada tanggal 20 April 2015 lalu, penyidik diingatkan kembali oleh jaksa dan pelapor soal kasus lama ini.

“Kalau saudara-saudara ingat beberapa waktu lalu kasus penculikan TA ini muncul di media-media, tersangka ini dikenali (wajahnya) oleh pelapor dan JPU sehingga mengingatkan kami untuk melakukan criminal justice system terhadap yang bersangkutan dalam perkara penipuan ini,” papar Martinus.

Namun, setelah munculnya pemberitaan soal Thalib ini polisi tidak langsung menangkapnya. Thalib baru ditangkap di rumahnya di De Hills, Jagakarsa, Jaksel pada Kamis (7/5) lalu. Saat ini Thalib ditahan di Polda Metro Jaya sambil menunggu untu pelimpahan tahap dua ke Kejati DKI.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*