Djoko Waluyo 06/03/2014

6sap1POSKOTA.CO – Suami – istri Dedi Utomo dan Susanti digelandang polisi karena menjual delapan wanita asal Cianjur ke germo Kalijodo Jakarta Barat untuk dijadikan pelacur.
Delapan wanita tersebut berusia antara 13-25 tahun ini dipaksa untuk menjadi pekerja seks komersial (PKS) di cafe Mawar Sari milik pasangan suami-istri tersebut.
“ Mereka dipaksa untuk melayani pria idung belang,” kata Kanit III Resmob Direktorat Kriminal Umum, Polda Metro Jaya AKP Rovan Ricard Mahenu kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (6/3).
Rovan mengatakan, dalam aksinya kedua tersangka merekrut calon korban menggunakan jasa seorang perantara, dengan imbalan Rp 1.750 juta.
Kepada setiap calon korbannya, sang perantara menjanjikan pekerjaan sebagai pelayan toko. “ Rupanya, setelah sampai di Jakarta korban diminta untuk mejadi PSK,” ujar Rovan.
Setiap melayani lelaki hidung belang korban diberi uang Rp 50 ribu. Rata-rata per hari para wanita muda itu melayani 8 pria
Kasus tersebut terbongkar setelah salah seorang korban menceritakan yang dialami kepada warga, kemudian, warga tersebut melaporkannya ke Polda Metro Jaya. (sapuji)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*