Djoko Waluyo 06/08/2015
Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Sedikitnya 40 kepala sekolah di wilayah Depok dimintai keterangan sebagai saksi kasus korupsi seragam dan sepatu untuk siswa sekolah dasar (SD) di Dinas Pendidikan Depok, Jawa Barat. Nilai anggaran pengadaan tersebut berasal dari dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) APBD tahun 2014 tersebut yang mencapai Rp 15,7 miliar.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mujiyono mengatakan “Kerugian negara diperkirakan Rp 7 miliar dan masih menunggu audit BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi). “Apakah puluhan kepala sekolah tersebut terlibat atau tidak masih menunggu hasil audit dan keterangan sejumlah saksi lain,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, modus pada kasus ini yakni dengan menyediakan seragam sekolah yang tidak sesuai spesifikasi. Selain itu, oknum sempat mengklaim bahwa pekerjaan disebut telah selesai, tetapi kenyataannya belum rampung.

“Pemenang lelang juga telah diarahkan (menang) sebelum lelang,” ungkapnya. Saat ini, Polisi telah memeriksa saksi-saksi, di antaranya 40 kepala sekolah, satu orang penyedia jasa, empat orang distributor, satu orang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan satu orang dari pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), serta pejabat penerima hasil kegiatan (PPHP).

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*