Djoko Waluyo 11/05/2014

14 sbyPOSKOTA.CO – Salah satu janji SBY yang belum ditepati semasa menjabat sebagai presiden dan kini akan berakhir Juli mendatang menuntaskan kasus pembunuhan aktivis HAM, Munir.

Dalam diskusi publik yang digelar di Jakarta, Sabtu (10/5), Koordinator Haris Azhar mengatakan selama SBY menjabat tidak ada penyelesaian secara konkret untuk menyelesaikan kasus tersebut.

“Selama kepemimpinan SBY menjabat, SBY belum menyelesaikan kasus Munir seperti janji kampanyenya waktu itu,” ujar Haris.

Haris pun menambahkan iklim penegakan HAM di kepemimpinan SBY ini memang relatif baik, namun banyak UU yang dilahirkan mengancam kebebasan. Seperti UU Kamnas, UU Ormas dan UU Intelijen.

“SBY bersama Demokrat sebagai partai penguasa dan partai lain melahirkan UU yang dapat mengancam kebebasan HAM di masa depan,” tambahnya.

Selain itu, kata Haris, siapa pun presiden selanjutnya, publik berharap kebebasan dan penegakan HAM terus dijaga. Penuntasan kasus Munir juga harus segera dilakukan presiden mendatang.

Munir Said Thalib meninggal dalam pesawat Garuda Indonesia jurusan Jakarta-Amsterdam pada 7 September 2004 atau saat dia berumur 38 tahun. Setahun setelah menjabat presiden pada 2004, SBY pernah berjanji menuntaskan kasus ini. Saat itu, SBY menyebut kasus pembunuhan Munir adalah “test of our history.”

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*