Djoko Waluyo 01/03/2014

Deden
Deden

 POSKOTA.CO – Pelanggan  situs cabul milik Deden Martakusumah, bakal dimintai keterangan polisi untuk mengetahui golongan pelanggan.

“Apakah kalangan remaja atau usia dewasa itu yang ingin kami ketahui,”  kata Arief  ungkap penyidik Cyber Crime Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri

Pencarian pelanggan itu, kata Arief, karena dikhawatirkan ada anak-anak di bawah umur mengunduh film-film tersebut. “Yang berbahaya dia menjajakan konten pornografi bahkan ada anak-anak tanpa filter,” ungkapnya.

Meski polisi sudah memastikan Deden bukan penjual video porno dalam bentuk kepingan video compact disc, namun, tersangka memberi kemudahan kepada pelanggan untuk mencari link situs porno. Dengan harga yang ditawarkan mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 800 ribu.

 BERAWAL ISENG

Iseng si Deden Martakusumah,28, menyeretnya masuk ke balik jeruji. Pria berambut plontos itu dituduh menyebarkan situs video porno yang melibatkan anak dibawah umur.

Dari hasil keisengannya, Deden juga memperoleh penghasilan Rp 3 juta per bulan. “Dia membantu mengedarkan dengan kemudahan lewat link situs tanpa filter,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Arief Sulistyanto,  Jumat (28/2).

Petugas saat ini sedang melacak bagaimana video porno itu dibuat hingga diunggah melalui internet.

Dampak perbuatan Deden, tak hanya merusak moral, tapi yang lebih membahayakan merusak jiwa anak-anak yang menontonnya.

Psikolog Anak Seto Mulyadi berharap polisi dapat membongkar selain Deden tapi sutrtadara yang membuat film porno di Indonesia. djoko

 

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*