Djoko Waluyo 13/04/2014
hihihi huhuhuuh hahahhha hehehhe -dok-
hihihi huhuhuuh hahahhha hehehhe -dok-

POSKOTA.CO – Ada-ada saja ulah Caleg yang namanya tak terpilih, meski sudah membagikan sejumlah uang gagal melenggang ke parlemen.

Muhammad Taufiq,50, dan Asmad misalnya kecewa dan marah karena perolehan suaranya minim keduanya mendatangi TPS 2 Dusun Cekocek, Desa Bierem, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, lalu merebut kotak suara di TPS.

Tentu saja ulah kedua Caleg strees itu digelandang petugas di TPS dan diamankan polisi. Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

Di Tulungagung, Jawa Timur seorang caleg menarik kembali sumbangan material untuk pembangunan sebuah mushola.
Pasalnya, material bantunan Haji Miftahul Huda, seorang caleg Partai Hanura ditarik kembali, gara-gara dia kecewa karena perolehan suaranya pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 di luar harapan.

Material berupa 2.000 batu bata, 10 sak semen dan satu truk pasir memang diberikan Miftahul Huda untuk pembangunan mushola saat masa kampanye lalu melalui salah satu tim suksesnya. Namun Miftahul menarik kembali sumbangan ini, karena ditempat ini ia hanya memperoleh 29 suara di RT 2 RW 2 Desa Majan.

Anggota Komisi IX DPR Poempida Hidayatulloh, fenomena caleg stres karena gagal menjadi anggota dewan akan ditanggung oleh negara sesuai dengan Undang-Undang Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009.

Menjadi anggota dewan ternyata menjadi impian banyak orang dan mereka rela berkorban apapun untuk mewujudkan mimpi itu. Sayangnya, mereka siap menang tetapi tidak siap kalah. Maka streslah yang didapat.

Mungkin saja mereka memimpikan bila menjadi wakil rakyat bakal dihormati orang banyak, dapat gebet sejumlah sinden atau artis kayak para wakil rakyat kini yang di bui di rutan KPK. Cape dehh.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*