Djoko Waluyo 23/03/2015

setrikaPOSKOTA.CO -Denis Aprilian, seorang anak gadis berusia 10 tahun di seterika ibu tirinya hanya karena menghilang dari rumah untuk keluar bermain bersama teman. Kasus penganiayaan tersebut terjadi di rumahnya Jalan Mesjid Al Wustho, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (22/3). “Suhemi, ibu tiri tersebut sudah diamankan polisi,” ungkap Uka, ayah dari Denis Aprilian.

Uka, terpaksa melaporkan istri keduanya karena sudah dianggap kejam dan keterlaluan. Menurutnya, anaknya disetrika lantaran pulang terlambat. Saat kejadian, Uka baru saja pulang kerja dan melihat Denis sedang menangis sambil menutupi pipinya yang kesakitan akibat di seterika sang ibu. Awalnya, korban mengaku tak tahu kalau dirinya baru saja dianiaya ibu tirinya. “Namun, karena terus menangis, saya cek pipinya. Dan ketika dilihat, saya langsung kaget bukan kepalang,” ujarnya.

Tanpa pikir panjang Uka langsung bertanya kepada istrinya Suhemi. Namun, dengan entengnya sang istri mengatakan kalau perlakuan itu dilakukan agar si anak jera. “Ngomongnya enteng banget, ia bilang hanya ditempelin seterikaan gara-gara bandel,” ungkapnya.

Namun, akibat teguran itu, Suhemi malah berbalik naik pitam. Ia kembali menganiaya anak tirinya dengan cara menginjak kepala Denis. “Saya ancam laporin ke polisi, tapi malah ngotot. Akhirnya saya laporkan,” ujar Uka.

Menurut Uka, istrinya itu sudah diamankan untuk diperiksa oleh petugas. Sementara korban, sudah diobati luka di bagian pipinya. Kasus ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jakarta Timur.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*