HARLAH KE-83 GP ANSOR SE-JATIM DI PONPES LIRBOYO KEDIRI – Poskota.co

HARLAH KE-83 GP ANSOR SE-JATIM DI PONPES LIRBOYO KEDIRI

Apel Kebangsaan Harlah Ke-83 GP Ansor di Lapangan Ponpes Lirboyo Kota Kediri, Sabtu (20/5).

POSKOTA.CO – Apel kebangsaan pada Hari Lahir Ke-83 Gerakan Pemuda Ansor se-Jawa Timur, berlangsung di Lapangan Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri, dan harlah ini diikuti seluruh perwakilan pengurus dan anggota GP Ansor se-Jatim. Harlah Ke-83 GP Ansor ini juga dihadiri Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, Kasdam V/Brw Brigjen TNI Agus Suhardi, Dandim Kediri Letkol Arm Joko Setiyo Kurniawan MSi (Han), Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi dan Wali Kota Kediri Abdullah Abubakar, Sabtu (20/5).

“Apakah kita ingin bangsa ini terpecah-belah, apakah kita ingin bangsa ini tercabik-cabik, tentu saja tidak, bangsa ini harus tetap bersatu. GP Ansor harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dari berbagai isu-isu yang bisa membuat bangsa ini terpecahbelah, bangsa ini tercabik-cabik. Kita bersama harus menegakkan NKRI dari rongrongan dari pihak mana pun,” kata Irjen Pol Machfud Arifin dalam sambutannya.

Irjen Pol Machfud Arifin dan Kasdam V/Brw Brigjen TNI Agus Suhardi menghadiri dan memberi sambutannya pada Apel Kebangsaan Harlah Ke-83 GP Ansor di Ponpes Lirboyo Kediri, Jatim, Sabtu (20/5).

Sebelumnya, Kapolda Jatim dan Kasdam V/Brw didampingi Ketua PW Ansor Jatim H Rudi Triwahid dan Ketua Harian GP Ansor Kota Kediri Wazid Khusni bersilaturahmi ke pengasuh Ponpes Lirboyo Kota Kediri KH Anwar Mansyur. Dalam silaturahmi tersebut, Kapolda Jatim dan Kasdam V/Brw menyampaikan apresiasi positif atas aktivitas dan peran GP Ansor selama ini, baik sebelum kemerdekaan, pascakemerdekaan hingga masa kemerdekaan saat ini.

“Cinta Tanah Air merupakan bagian dari komitmen GP Ansor dalam menjaga keutuhan NKRI. Semangat kebersamaan harus kita perkuat dalam berbangsa dan bernegara. Kita bersama berupaya mewujudkan perdamaian di negeri ini” sambung Irjen Pol, Machfud Arifin.

Menanggapi hal tersebut, Dandim Kediri Letkol Arm Joko Setiyo Kurniawan MSi (Han) meyakini, GP Ansor mampu menjaga kebhinekaan yang ada di Nusantara ini. GP Ansor mempunyai peran besar dalam menjaga keharmonisan yang ada berdasarkan Pancasila. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)