Djoko Waluyo 06/05/2014

POSKOTA.CO – Haji Udin Saefudin, 45, kini hanya bisa menyesali perbuatannya. Menurutnya apa yang dilakukan hanya untuk pelarian semata karena adanya kemelut rumah tangga yang sedang dihadapinya.

Pelarian tokoh Bekasi rupanya salah. Bukan memanfaatkan hidupnya dengan hal yang berguna buat orang banyak tetapi menjadi budak narkoba. Dan terungkaplah, kalau dalam keluarga besarnya terjadi kekisruhan.

“Kami memang keluarga besar salah satunya Neneng Yasin, yang jadi Bupati Bekasi adalah adik saya,” ujar Haji Udin, yang mengaku menjadi budak narkoba baru 6 bulan.

Diakui Haji Udin, narkoba jenis sabu tersebut dibeli di Jakarta dengan harga Rp1,6 juta per paket seberat satu jie. Dalam satu paket itu, mereka nikmati bertiga dengan para tokoh Bekasi yaitu

Fredy yang merupakan Ketua Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Desa Kertasari, Kecamatan Pebayuran, satu lembaga desa yang menjadi penggerak pembangunan serta Rudi Yana.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*