harmono 05/05/2014

POSKOTA.CO – Ketua Umum DPP Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Ade Komaruddin terancam dipecat dari jabatannya karena menggelar jumpa pers mendukung pencalonan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie sebagai presiden.

Pendiri SOKSI Suhardiman dalam surat elektronik yang dikirimkan dari Jakarta, Senin, menyebutkan, pihaknya akan mengumpulkan seluruh petinggi SOKSI untuk membicarakan langkah yang harus dilakukan terhadap manuver Ade.

Suhardiman menjadwalkan pada Rabu (7/5) memanggil semua petinggi dan anggota SOKSI sekitar pukul 14.00 WIB untuk rapat membahas masalah itu di Kantor SOKSI di Jalan Teluk Betung, Jakarta Pusat.
SOKSI merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan yang mendirikan Golkar pada 20 Oktober 1964.

Suhardiman, satu-satunya pendiri Golkar yang masih hidup, mengatakan bahwa Ade Komaruddin telah melawan sikap SOKSI yang meminta agar pencapresan Aburizal Bakrie dievaluasi.

Ade Komaruddin, kata Suhardiman, malah menggelar jumpa pers dan meminta kader SOKSI tetap mendukung pencapresan Aburizal Bakrie.

Pertemuan petinggi SOKSI, kata Suhardiman, dijadwalkan untuk mendengar masukan dari mereka soal manuver Ade.

“Kalau Ade tetap ngotot melawan, saya bisa memecatnya, tetapi saya tidak ingin otoriter, makanya seluruh jajaran saya kumpulkan untuk membahas masalah ini,” katanya.

Pendiri SOKSI, kata Suhardiman, disebut Kuasa Penuh Musyawarah Nasional (Kupenas).
“Kekuasan tertinggi adalah Kupenas. Saya yang mempunyai hak prerogatif itu, sesungguhnya dia melanggar aturan bermain, dia tidak mempunyai hak untuk menentukan demikian,” kata Suhadirman.

Ade harus tahu peraturan dengan pendiri, katanya. Ketidakpuasan Suhardiman kepada Ade karena Ade dianggap terlalu mendukung pencapresan Aburizal Bakrie.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*