taher 16/05/2014

POSKOTA.CO – Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kota Palu mengimbau para siswa untuk menghindari aksi corat-coret pakaian seragam saat hasil Ujian Nasional (UN) diumumkan pada 24 Mei 2014.

“Saya meminta siswa-siswi tidak melakukan corat-coret pakaian seragam. Begitu pula konvoi kendaraan,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran setempat Sadly Lesnusa di Palu, Jumat.

Ia mengatakan masih banyak orang, termasuk siswa kurang mampu di kota ini yang sangat membutuhkan perhatian. Lebih baik pakaian tersebut diberikan kepada siswa kurang mampu dari pada hanya dicorat-coret.

Karena itu, Sadly berharap pihak sekolah mengumpulkan pakaian seragam para siswa yang akan lulus untuk selanjutnya diberikan kepada mereka yang membutuhkan. Aksi corat-coret pakaian seragam sekolah selalu mewarnai pengumuman hasil UN baik SMP dan SMA.

Aksi seperti itu merugikan karena pakaian itu masih bisa dimanfaatkan oleh siswa lain. Membantu siswa yang kurang mampu, justru merupakan hal positif yang perlu dilakukan sebagai wujud dari perhatian dan kepedulian kepada sesama umat manusia.

Sementara Kepala SMP Negeri 2 Palu Arsid Nurdin juga menyambut positif himbuan Dinas Pendidikan dan berharap para siswa tidak melakukan aksi corat-coret dan konvoi kendaraan.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*