harmono 25/04/2015

maling masuk mesjidPOSKOTA.CO – Terinspirasi dari nonton film, penjahat dikejar polisi India lolos. Tapi kalim ini yang ngejar polisi Indonesia. Salah satu maling spesialis pecah kaca jendela mobil masuk ke sebuah masjid di kawasan Jalan Aman, Medan dan pura-pura shalat.

Polisi yang mengejar pun menunggu si maling selesa sholat. Memang jemaah banyak yang tahu, kalau di sisinya maling. Polisi yang menunggu, melihat si maling sholat tampak gelisah, tengok kanan-tengok kiri.

Pelaku yang bernama Darmawan Nasution alias Onen,31, warga Jalan M Idris, Gang Becak, Medan Petisah, akhirnya diringkus ketika berusaha mengelabuhi petugas. Penjahat ini beraksi bersama rekannya yang bernama Iksan alias Etek,18, warga Jalan Sei Mencirin Kayu Jati, Desa Sunggal Kanan, Kabupaten Deli Serdang.

Kedua penjahat tersebut beraksi dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 2282 PAO, mereka berkeliling dan sampai di Jalan Aman Medan. Kedua pelaku melihat sebuah mobil Nissan Livina BK 1832 R milik Joni,28, warga Jalan T Amir Hamzah, Komplek TBI Blok C, Lingkungan VI, Kelurahan Jati Karya, Kecamatan Binjai Utara Medan yang tengah diparkir.

Setelah mengamati dengan teliti dan dianggap aman, pelaku mendekati mobil tersebut dan memecahkan kaca mobil dengan busi. Kemudian salah seorang dari pelaku mengambil tas tangan dari dalam mobil.

Saat hendak kabur bersama barang curiannya, beberapa warga disekitar lokasi melihat kejadian ini, dan langsung berteriak maling. Petugas Unit Reskrim Mapolsekta Helvetia yang sedang berpatroli mendengarnya, dan langsung mengejar kedua pelaku.

Takut, kedua pelaku terjatuh. Sambil membuang tas tangan hasil curian, mereka kabur dengan cara berpencar. Berusaha mengelabui polisi, Etek berlari masuk ke dalam masjid dan berpura-pura shalat.

Kepala Polsek Helvetia Kompol Ronni Bonic didampingi Kanit Reskrim AKP Hendrik Temaluru di Mapolsek Helvetia, mengatakan, aksi kejahatan terjadi pada Selasa (21/4/2015) lalu.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*