Djoko Waluyo 30/04/2015

begalPOSKOTA.CO – Komplotan begal babe motor berusia muda digulung jajaran Polres Jaktim. Modus ini tergolong aneh, karena setiap pelaku yang merayakan ulang tahun diwajibkan untuk merampas sepeda motor.

“Mereka merampas setelah korban dibacok, anggotanya sekitar 20 orang. Tugasnya dilakukan oleh mereka yang akan berulang tahun,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Jakarta Timur, Kompol Tejo Yuantoro, di Polsek Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (29/4).

Penjahat kencur ini braksi setiap malam minggu masing masing:
o. YBH,15,
o. DJ,17,
o. DA,17,
o. RH alias P,17,
o. AP,17,
o. FYS,17,
o. AF alias B,19,
o. MP,19,

Para begal ini selalu melakukan aksinya tiap malam minggu di kawasan Pulogadung, Duren Sawit, dan Cakung. Kasus terakhir yang berhasil diungkap adalah pada 19 April lalu di Jalan Bekasi Timur Nomor 17. Polisi menyita barang bukti berupa telepon selular merk Samsung milik korban dan lima sepeda motor yang menjadi sasaran para pelaku untuk melakukan kejahatan.

Sementara itu, salah seorang pelaku RH (17) mengaku baru dua kali melakukan aksinya. Meski belum merayakan ulang tahun, pada kasus yang terakhir ia bertugas membacok punggung pengendara sepeda motor menggunakan celurit. Lantaran tidak berhasil merampas sepeda motor, pelaku lainnya pun kebagian tugas mengambil telepon seluler milik pengendara.

“Saya cuma ikut-ikutan. Kemarin saya kebagian tugas bacok pengendara, sedangkan yang ambil barangnya teman yang boncengan sama saya,” kata RH. Ia dijanjikan memperoleh upah sebesar Rp 100.000 jika berhasil melakukan aksi ini.

Kepada para pelaku yang masih di bawah umur diberlakukan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Sementara bagi pelaku yang telah dewasa dikenai Pasal 365 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*