Djoko Waluyo 23/05/2014

dirantaiPOSKOTA.CO – Kendaraan yang melanggar parkir di Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, terancam dirantai oleh Dinas Hubkominfo, karena rambu-rambu yang dipasang sudah cukup banyak.

“Kami sudah memasang banyak rambu larangan parkir, termasuk berbentuk portal bertali. Kalau masih melanggar juga, terpaksa kami rantai,” kata Kepala Dinas Hubkominfo Jembrana, Gusti Ngurah Putra Riyadi, di Negara, Kamis.

Ia mengaku, akan mengusulkan dalam APBD Perubahan 2014, untuk pengadaan rantai, guna menghukum kendaraan yang melanggar parkir.

Selain itu, katanya, kerjasama juga akan dilakukan dengan Polres Jembrana, untuk menerapkan tilang terhadap kendaraan yang melanggar.

“Kerjasama dengan kepolisian itu akan kami lakukan dalam waktu dekat. Selama ini, petugas kami yang berjaga masih sebatas memberikan pembinaan, karena tidak mempan, terpaksa kami tindak,” ujarnya.

Menurutnya, hukuman dengan tilang maupun merantai kendaraan tersebut, masih lebih ringan dibandingkan dengan menggemboskan ban kendaraan bersangkutan.

“Kalau digembosi, kami kasihan dengan pemilik yang otomatis kerepotan membawa kendaraannya. Tapi kalau ditilang, atau dirantai, kami kira sudah merupakan tindakan yang tegas,” katanya.

Ia mengatakan, masyarakat kadang harus dipaksa untuk sadar parkir pada tempatnya, setelah segala macam rambu mereka langgar.

Untuk mengatur parkir di Kota Negara, ia mengaku, sampai memasang portal beton yang dihubungkan dengan tali, agar kendaraan tidak bisa parkir di lokasi tersebut.

“Namun ada saja kendaraan yang seenaknya parkir di sebelah tali beton tersebut. Kami sengaja membuat portal tidak permanen, karena di lokasi itu larangan parkir hanya berlaku pada jam tertentu. Kalau memang jamnya untuk parkir, portal tersebut kami cabut,” katanya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*