harmono 13/05/2014

POSKOTA.CO – Sebanyak delapan calon anggota legislatif perempuan terpilih menjadi legislator Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bogor periode 2014-2019, dari total 45 kursi yang ada.

“Memang masih kurang dari 30 persen, keterwakilan perempuan dalam DPRD Kota Bogor peridoe ini, sama seperti tahun lalu. Tetapi inikan masalah pilihan, masyarakat yang menentukan,” ujar Komisioner Divisi Hukum KPU Kota Bogor, Siti Natawati, saat dihubungi Antara, di Bogor, Selasa.

Siti mengatakan, KPU telah mengawal pemenuhan keterwakilan perempuan dari langkah pencalonan di daftar calon legislatif tetap, yakni minimal 30 persen setiap partai politik, dan jika tidak memenuhi syarat tersebut maka parpol tidak bisa mengikuti pemilu.

“Keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen menjadi syarat wajib dalam mendaftarkan calon legislatif masing-masing partai politik. Tetapi untuk pemenuhan caleg yang terpilih itu kembali kepada masyarakat,” ujar Siti.

Siti menambahkan, meski belum memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan dalam DPRD Kota Bogor, diharapkan wakil rakyat yang terpilih dari kalangan perempuan tersebut bisa mewakili aspirasi masyarakat khususnya kaum perempuan.

“Kita berharap walau belum 30 persen di dalam parlemen, tetapi kualitas mereka jauh lebih bagus dari sebelumnya,” ujar Siti.

Para caleg terpilih perempuan itu, yakni Atty Somaddikarya (PDIP) dan Rusmiati Ningsih (PDIP) dari daerah pemilihan 1 Kota Bogor. Ade Askiah (Gerindra) dan Riani Puspita Sari (PPP) dari Daerah Pemilihan II.

Dari daerah pemilihan III hanya ada satu caleg perempuan dari Partai Demokrat yakni Eny Indari. Sedangkan, Daerah Pemilihan IV paling banyak yakni ada tiga caleg perempuan, yakni R Lania Sari (PDIP), Anita Primasari Mongan (Partai Demokrat) dan Sumiati Eneng (Hanura).

Kedelapan caleg perempuan tersebut sebagian besar merupakan wajah baru, hanya ada dua caleg lama yang terpilih kembali yakni R Lania Sari (PDIP) dan Sumiati Eneng dari Partai Hanura. Sementara itu, di daerah pemilihan V Kota Bogor tidak ada caleg perempuan yang terpilih.

KPU telah menetapkan kursi Partai Politik dan calon DPRD Kota Bogor periode 2014-2019 pada Senin (12/5) kemarin. Total jumlah anggota DPRD Kota Bogor sebanyak 45 kursi. PDIP menjadi partai politik terbanyak yang meraih delapan kursi, disusul Gerindra dan Golkar sebanyak enam kursi.

PKS, PPP dan Demokrat sama-sama memiliki lima kursi, Hanura empat kursi, PAN tiga kursi, Nasdem, PKB, dan PBB sama-sama satu kursi. Hanya PKPI yang tidak lolos sehingga tidak mendapatkan jatah kursi.

Setelah ditetapkan, ke 45 caleg terpilih DPRD Kota Bogor akan mempresiapkan diri untuk dilantik pada 18 Agustus 2014. Seluruhnya akan dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Bogor.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*