Djoko Waluyo 29/03/2014
Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Enam pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur terjerat kasus dugaan korupsi sehingga harus berurusan dengan Kejaksaan Negeri setempat.

“Dari enam orang PNS yang terlibat kasus dugaan korupsi itu, dua diantaranya telah berstatus sebagai terpidana,” kata Kasi Intel Kejari Sampang, Sucipto, dalam keterangan persnya, Jumat.

Sementara empat orang PNS, kini masih berstatus sebagai tersangka. “Kemungkinan masih bisa bertambah, mengingat masih ada kasus dugaan korupsi di institusi Pemkab Sampang yang masih kami bidik,” katanya.

Ia menjelaskan, saat ini jumlah kasus dugaan korupsi yang sedang diselidiki di Kejakasaan Negeri Sampang sebanyak empat kasus. Masing-masing kasus dugaan korupsi uang pesangon anggota DPRD periode 1999-2004, kasus dugaan korupsi pengadaan satu unit mobil pemadam kebakaran milik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tahun anggaran 2012.

Berikutnya adalah kasus pemotongan dana bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) tahun anggaran 2012 sampai 2013 terhadap 500 rumah di Kecamatan Omben dan Karangpenang serta kasus pengadaan bantuan bibit tanaman Bentul dan ubi kayu tahun 2013 dengan total anggaran Rp800 juta yang diduga fiktif.

“Keempat kasus ini sudah masuk dalam tahap penyidikan,” katanya menjelaskan.

Selain empat kasus ini, kasus dugaan korupsi yang juga menjadi perhatian masyarakat Sampang adalah kasus dugaan korupsi PT Sampang Mandiri Perkasa, yakni perusahaan yang ada di bawah naungan BUMD Pemkab Sampang.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*