oleh

Tokoh Masyarakat dan Agama Diminta Memberikan Edukasi Pentingnya Prokes 

POSKOTA.CO – Tokoh agama dan tokoh masyarakat diminta Polri untuk memberikan edukasi terkait protokol kesehatan (prokes) sehingga tumbuh kesadaran di masyarakat agar upaya penanganan Covid-19 cepat terkendali dan berakhir di Tanah Air.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, edukasi ini merupakan salah satu upaya Polri mendukung perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang kini diperpanjang sampai 25 Juli 2021 dengan nama PPKM Level 4. “Polri memberikan edukasi melalui budaya setempat dengan mengedepankan ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lain-lain,” kata Irjen Argo Yuwono, Rabu (21/7/2021).

Pemerintah memperpanjang PPKM Jawa-Bali karena kasus positif Covid-19 yang mengalami peningkatan sejak sebulan terakhir. Sebab, kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan kebijakan PPKM masih rendah.

Penyebabnya karena maraknya kabar bohong terkait Covid-19. Narasi yang kontra terkait Covid-19 mempersulit penanganan penyebaran virus Corona sehingga menghambat berbagai program penanganan yang sudah berjalan selama ini.

Dalam mendukung kebijakan PPKM Darurat Jawa-Bali periode 3-20 Juli 2021 menurut Argo, pihak kepolisian telah menggelar Operasi Aman Nusa II Lanjutan. Operasi dengan sandi Aman Nusa adalah operasi kontinjensi terkait dengan penanganan wabah penyakit menular dari tanggal 3 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021 di 34 polda seluruh Indonesia.

Bentuk kegiatan yang dilakukan seperti penyekatan wilayah, pelabuhan dan bandara, operasi yustisi pelanggar protokol kesehatan, pengawasan distribusi dan ketersediaan pasokan obat dan tabung oksigen serta menindak pelaku penyebaran berita bohong. (Omi/bw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *