oleh

Kunjungi LPP Tangerang, Ketum Kowani Tawarkan Bantu Pemasaran Produk Kerajinan Warga Binaan

POSKOTA.CO – Kongres Wanita Indonesia (Kowani) mengadakan Kunjungan Amaliyah Ramadhan 1422 H & Talk Show “Peduli Perempuan di Lapas dengan Pendekatan Psikologi, Agama, Hukum dan HAM, di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Tangerang, Sabtu (24/4/2021). Kegiatan tersebut diadakan secara luring dengan protokol kesehatan yang sangat ketat serta disiarkan langsung melalui aplikasi zoom.

Dalam sambutannya Ketua Umum Kowani Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan Amaliyah Ramadhan dengan mengunjungi warga binaan di lembaga pemasyarakatan perempuan menjadi kegiatan rutin setiap bulan Ramadhan tiba. “Warga binaan Lapas terutama perempuan dan anak menjadi perhatian Kowani, sehingga secara rutin kami mengunjunginya,” kata Giwo.

Menurutnya perempuan secara kodrati adalah sama. Ia berfungsi dan kerkedudukan sebagai Ibu Bangsa yang melahirkan generasi penerus masa depan bangsa. Hanya saja nasib yang membawa para perempuan di LPP Tangerang menjadi penghuni Lapas.

Meski demikian, Giwo memberikan semangat agar para perempuan penghuni Lapas tidak berputus asa. Ada banyak hal yang bisa dilakukan selama di Lapas sambil menunggu hari bebas tiba. Misalnya mengikuti pelatihan ketrampilan kerja yang banyak digelar oleh Lapas bekerjasama dengan pihak lain.

Giwo bahkan menawarkan agar barang-barang hasil karya perempuan warga binaan Lapas Perempuan Tangerang untuk bisa dipasarkan melalui Kowani. Baik melalui Kowani Fair maupun even-even lain yang digelar Kowani. “Kita akan bantu produk yang dihasilkan warga binaan di sini untuk dipasarkan. Kita kerjasama dengan beberapa marketplace,” tambah Giwo.

Selain akan membantu memasarkan produk warga binaan, Kowani juga membuka kesempatan pelatihan ketrampilan kerja bagi warga binaan. Melalui bidang pemberdayaan ekonomi dan koperasi, Kowani memiliki banyak program pelatihan kerja yang bisa dimanfaatkan oleh pengguni Lapas.

Dengan memiliki ketrampilan kerja, lanjut Giwo maka ketika keluar dari lapas, para perempuan warga binaan sudah bisa menentukan arah hidupnya dan dapat hidup mandiri.

Ttetapi Giwo mengingatkan sebelum keluar Lapas, sebaiknya banyak belajar. Termasuk juga memperkaya literasi bacaan melalui keanggotaan Perpustakaan Nasional RI. Kowani berjanji membantu mengurus keanggotaan Perpustakaan Nasional warga binaan Lapas perempuan Tangerang.

“Perempuan itu memiliki tugas penting sebagai ibu bangsa. Karena itu perempuan harus cerdas, memiliki wawasan dan pengetahuan luas. Kowani memiliki e-library kerjasama dengan Perpusnas RI yang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja untuk menambah wawasan dan pengetahuan,” tegas Giwo.

Sementara itu Ketua Kowani Prof Masyithoh Chusnan mengatakan Kowani sengaja memilih berkunjung ke Lapas perempuan untuk mengisi kegiatan Amaliyah Ramadhan tahun ini. “Kami sekaligus mengadakan talkshow terkait hukum, psikologi dan agama yang menampilkan pembicara yang kompeten,” katanya.

Menurutnya talkshow ini sangat tepat karena menjadi penghuni Lapas tentu tidak terlepas dari persoalan hukum. Menjadi penghuni Lapas juga akan menimbulkan efek psikologis yang berat dan itu membutuhkan pendekatan agama untuk mengatasinya.

Turut hadir memberikan sambutan Kepala LPP Tangerang Esti Wahyuningsih. Dalam kesempatan tersebut Giwo berkesempatan memborong produk kerajinan para penghuni Lapas Perempuan Tangerang. (fs/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *