JURI ARDIANTORO TERPILIH MENJADI KETUA KPU BARU – Poskota.co

JURI ARDIANTORO TERPILIH MENJADI KETUA KPU BARU

POSKOTA.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memilih ketua baru untuk menggantikan almarhum Husni Kamil Manik. Juri Ardiantoro terpilih secara musyawarah.

“Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Juri Ardiantoro terpilih sebagai Ketua KPU RI definitif menggantikan almarhum Husni Kamil Manik,” demikian pengumuman di situs resmi kpu.go.id, Selasa (19/7).

Juri adalah ketua KPU DKI periode 2008-2013. “Juri terpilih secara musyawarah mufakat dalam rapat pleno tertutup yang digelar Senin (18/7) malam hingga Seasa (19/7) dinihari di Ruang Rapat Ketua KPU RI,” demikian lanjutan pengumuman tersebut.

Sebelumnya, setelah Husni meninggal dunia, KPU selama sepekan dipimpin oleh Plt Ketua KPU yang dijabat Hadar Nafis Gumay. Namun kini telah terpilih ketua baru. Selanjutnya, KPU akan memilih komisioner baru untuk melengkapi jumlah komisioner menjadi tujuh orang.

Seperti diketahui, Ketua KPU sebelumnya Husni Kamil Manik meninggal pada Kamis (7/7) di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan, karena sakit. Ini membuat KPU memproses pengganti Husni sebagai komisioner serta ketua. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
POSKOTA.CO - BRI Cabang Kabupaten Majene mangkir dari panggilan Ombudsman Provinsi Sulawesi Barat untuk melakukan klarifikasi terkait raibnya tabungan warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar di Bank BRI Cabang Majene. "Kami sudah melakukan panggilan kepada Kepala Bank BRI Majene untuk melakukan klarifikasi atas raibnya tabungan warga di BRI Majene, namun Bank BRI Majene mangkir dari panggilan," kata Asisten Bidang Pencegahan Ombudsman Perwakilan Provinsi Sulbar, Muhammad Sukriadi Azis S,Ip di Mamuju, Jumat. Ia mengatakan, Ombudsman kembali memanggil Kepala BRI Cabang Majene sampai pada panggilan ketiga dan bila belum diindahkan panggilan yang ketiga maka akan dilakukan pemanggilan paksa dengan melibatkan aparat kepolisian. "Kami akan lakukan panggilan sesuai dengan kewenangan Ombudsman Sulbar kami harap BRI Majene bersedia menerima panggilan Ombudsman Sulbar," katanya. Menurut dia, Ombudsman Sulbar telah menerima laporan nasabah BRI Majene yang tabungannya raib di BRI Majene sebanyak Rp400 juta, raib, "Kami telah menerima laporan dari seorang warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, atas nama Subli Sukardi, yang mengaku uang tabungannya raib senilai Rp400 juta, di Bank BRI Cabang Majene, sehingga kita panggil BRI Majene melakukan klarifikasi," katanya. Ia mengatakan, warga itu menyampaikan jika uangnya raib diduga karena telah terjadi penggelapan dana di Bank BRI Majene. "Pelapor mengaku bahwa diduga salah seorang oknum pegawai negeri sipil di lingkup Pemkab Majene, telah bersekongkol dengan staf Bank BRI Majene, mencairkan tabungannya sehingga tabungannya raib," katanya. Menurut dia, uang tabungan pelapor telah ditarik sebanyak tiga kali direkeningnya sehingga tabungannya itu raib sejak bulan Juli tahun 2013. Ia menyampaikan bahwa atas laporan tersebut maka pihak Ombudsman Sulbar menindaklanjutinya dengan memanggil Kepala BRI Majene dan melakukan pemeriksaan terhadap staf Bank BRI dan oknum PNS yang dimaksud, namun yang dipanggil ternyata mangkir.