STAF AHLI MENKO POLHUKAM KUNJUNGI LANAL BANTEN – Poskota.co

STAF AHLI MENKO POLHUKAM KUNJUNGI LANAL BANTEN

Suasana peninjauan
Suasana peninjauan

POSKOTA.CO – Staf Ahli Menko Polhukam Bidang Kemaritiman Laksda TNI Dr Surya Wiranto melaksanakan kunjungan kerja dan tatap muka dengan Lanal Banten dan Stakeholder Kemaritiman Provinsi Banten di ruang rapat Mako Lanal Banten Jl. Yos Sudarso No 01 Merak Banten, Selasa (27/9).

Dalam acara kunjungan tersebut Danlanal Banten Kolonel Laut (P) Dadang Somantri memaparkan kepada Staf Ahli Menko Polhukam bidang Kemaritiman tentang tugas pokok Lanal Banten, Wilayah kerja Lanal Banten dan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka pembinaan potensi maritim.

Dalam sambutannya Staf Ahli Menko Polhukam Bidang Kemaritiman menyampaikan bahwa tujuan acara tatap muka di wilayah Banten ini adalah untuk melihat dan mendengarkan permasalahan tentang bidang kemaritiman yang ada di wilayah Banten dari para stakeholder yang hadir saat ini sehingga hasilnya akan kami sampaikan pada forum rapat-rapat di kementerian.

Hadir dalam acara tersebut Kadishub Kominfo Provinsi Banten Revri Aroes, Kepala Beacukai Banten Juli Puhadi, Dirut PT Pelindo II Banten Chapy, Dirut PT Krakatau Bandar Samudera Tono, Wadir Polairda Banten AKBP Noerwiyanto, General Manajer SGA PT Krakatau Stell Vidiansyah, Ketua INSA Banten Agus Sutanto, Kasi Kepelabuhan Dishub Provinsi Banten Hadi Syahputra, Kepala KSKP Merak AKP Tesyar, General Manajer PT Indonesia Power UPT PLTGU Cilegon Zuhdi R, dan instansi Maritim Provinsi Banten serta para perwira staf Lanal Banten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_11694" align="alignleft" width="406"] Komjen Budi Gunawan[/caption] POSKOTA.CO - Jimly Asshiddiqie salah sati tim 9 yang dimintai pendapat Jokowi setuju dengan usulan Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. "Itu sangat indah dan ideal," ungkapnya di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015). Menurutnya masalah konflik KPK Vs Polri memang berawal dari ditetapkannya Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka transaksi mencurigakan, padahal saat itu selangkah lagi mantan ajudan Megawati itu akan menjadi Kapolri. Kepada masyarakat dan khususnya jajaran Polri diminta untuk mensuport tegaknya hukum. "Ini untuk kepentingan bersama,Kita harus sama-sama menyelamatkan institusi KPK maupun Polri" tambahnya. Sebelumnya, Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. Menurut mantan Rektor UGM itu, akan sangat indah jika Budi mundur. Kalau tidak mundur berarti dilema antara politik dan hukum ini harus diselesaikan," kata Pratikno kepada wartawan di Istana Negara.