SEDAN BMW SERUDUK WARUNG, 2 PEDAGANG LUKA – Poskota.co
Wednesday, September 20

SEDAN BMW SERUDUK WARUNG, 2 PEDAGANG LUKA

27 bmwPOSKOTA.CO – Sedan BMW dengan nomor polisi B 1 NKA menabrak dua warung sayur yang berada di Jalan Parakan, Pamulang, Tangerang Selatan.

BMW putih tersebut dikemudikan Arnold Natanael Broers,21, datang dari arah Serpong, namun ketika tiba di Jalan Parakan, Pamulang, kendaraan tersebut berusaha menyalip sebuah mobil yang ada didepannya, sementara tanpa disadari sebuah sepeda motor melaju dengan kencang dari arah yang berlawanan.

“Pengemudi BMW kehilangan kendali saat menghindari sebuah sepeda motor didepannya, kemudian menabrak warung disisi jalan,” kata Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri, Sabtu (26/3/2016).

Akibat kecelakaan itu, Iwan Setiawan,56, dan Mursiam,46, yang merupakan pedagang dari dua warung tersebut mengalami luka cukup serius dan dilarikan ke Rumah Sakit Sari Asih, sementara kondisi warung beserta isinya hancur berantakan.

“Dua orang korban sudah dikirim ke Rumah Sakit Sari Asih untuk menjalani perawatan,” sambung AKP Mansuri.

Kini kasus tersebut masih ditangani oleh Polsek Pamulang, sedangkan pengemudi mobil yang diketahui tinggal di Jalan Pandu II Blok DD.2 No.26, Pondok Benda, Pamulang itu masih dimintai keterangan terkait kecelakaan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
POSKOTA.CO - BRI Cabang Kabupaten Majene mangkir dari panggilan Ombudsman Provinsi Sulawesi Barat untuk melakukan klarifikasi terkait raibnya tabungan warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar di Bank BRI Cabang Majene. "Kami sudah melakukan panggilan kepada Kepala Bank BRI Majene untuk melakukan klarifikasi atas raibnya tabungan warga di BRI Majene, namun Bank BRI Majene mangkir dari panggilan," kata Asisten Bidang Pencegahan Ombudsman Perwakilan Provinsi Sulbar, Muhammad Sukriadi Azis S,Ip di Mamuju, Jumat. Ia mengatakan, Ombudsman kembali memanggil Kepala BRI Cabang Majene sampai pada panggilan ketiga dan bila belum diindahkan panggilan yang ketiga maka akan dilakukan pemanggilan paksa dengan melibatkan aparat kepolisian. "Kami akan lakukan panggilan sesuai dengan kewenangan Ombudsman Sulbar kami harap BRI Majene bersedia menerima panggilan Ombudsman Sulbar," katanya. Menurut dia, Ombudsman Sulbar telah menerima laporan nasabah BRI Majene yang tabungannya raib di BRI Majene sebanyak Rp400 juta, raib, "Kami telah menerima laporan dari seorang warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, atas nama Subli Sukardi, yang mengaku uang tabungannya raib senilai Rp400 juta, di Bank BRI Cabang Majene, sehingga kita panggil BRI Majene melakukan klarifikasi," katanya. Ia mengatakan, warga itu menyampaikan jika uangnya raib diduga karena telah terjadi penggelapan dana di Bank BRI Majene. "Pelapor mengaku bahwa diduga salah seorang oknum pegawai negeri sipil di lingkup Pemkab Majene, telah bersekongkol dengan staf Bank BRI Majene, mencairkan tabungannya sehingga tabungannya raib," katanya. Menurut dia, uang tabungan pelapor telah ditarik sebanyak tiga kali direkeningnya sehingga tabungannya itu raib sejak bulan Juli tahun 2013. Ia menyampaikan bahwa atas laporan tersebut maka pihak Ombudsman Sulbar menindaklanjutinya dengan memanggil Kepala BRI Majene dan melakukan pemeriksaan terhadap staf Bank BRI dan oknum PNS yang dimaksud, namun yang dipanggil ternyata mangkir.