RAHMATULLAH: SUSI LEBIH TEPAT JABAT MENKO MARITIM – Poskota.co

RAHMATULLAH: SUSI LEBIH TEPAT JABAT MENKO MARITIM

Rahmatullah
Rahmatullah

POSKOTA.CO – Ketua Umum Partai Rakyat Berdaulat (PRB) Rahmatullah, mengkritisi hasil reshuffle jilid II, dimana Luhut Binsar Panjaitan kini menjabat sebagai Menko Kemaritiman menggantikan Rizal Ramli. “Yang lebih tepat Menko Kemaritiman dipegang Bu Susi,” tegas Rahmatullah di Gedung Kemenkumham saat melakukan pendaftaran partai, Jumat (29/7).

Dari perombakan menteri yang paling tepat hanyalah Menkeu Sri Mulyani. Sosok Sri Mulyani memang sebagai orang yang paling mampu menangani masalah keuangan negara.

Sementara lainnya, kata Rahmatullah, cuma bagi-bagi kekuasaan saja. Hanya untuk menciptakan iklim ketenangan tak terjadi gaduh. Dan terciptanya keharmonisan antara eksekutif dengan legisltif. Bukan untuk kerja dan mencapai kemajuan.

Mestinya, masih menurut Rahmatullah, Jokowi menyaring juga para kepala daerah. Kepala daerah itu garda terpenting untuk pembangunan dan kemajuan Indonesia.

“Tapi, nyatanya kan tidak. Ya seperti itulah jika reshuffle hanya untuk membagi-bagi kekuasaan. Untuk kemajuan sangat jauh lah,” tutup Rahmatullah. (Oko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2898" align="alignnone" width="300"] Anang Iskandar[/caption] POSKOTA.CO- Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Komjen Anang Iskandar mendesak kepada Jaksa Agung Prasetyo untuk segera mengeksekusi terpida mati kasus narkoba. Salah satunya adalah terpidana mati yang kembali mengendalikan bisnis narkoba Warga Negara Nigeria, Silvester Obiek. "Iya, ingin (Silvester) segera dieksekusi mati? Saya laporkan tadi ke Pak Jaksa Agung," kata Anang kepada wartawan di Kejagung, Senin(2/2). Anang berharap, eksekusi mati yang dijalankan pihak kejaksaan, diharapkan tidak terlalu lama waktunya dari eksekusi mati pertama. "Kami ingin efek jera bagi mereka, eksekusi hukuman mati perlu tapi jangan sekali dan jedanya jangan terlalu panjang. Semoga gelombang kedua nggak tahun depan. Kami ingin penegak hukum punya integritas yang tinggi," ujar mantan Kapolda Jambi ini. Sementara itu, Jaksa Agung M Prasetyo mengaku, pihaknya masih menunggu grasi yang diajukan Silvester Obiek ke Presiden Joko Widodo(Jokowi). "Yang bersangkutan (Silvester) ajukan grasi, nanti kita cek lagi,‎" kata Prasetyo. Sebelumnya, petugas BNN mencokok seorang kurir shabu bernama Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB.Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti 1.794 gram shabu. Kepada penyidik, Dewi mengaku, dirinya disuruh Andi teman satu sel Silvester Obiek, untuk mengirimkan shabu tersebut kepada seseorang berinsial E yang masih buron. Belakangan diketahui, bisnis narkoba tersebut dikendalikan oleh Silvester Obiek yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan(LP) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dan sudah beberapa kali tersangkut kasus narkoba dan divonis hukuman mati.(sapuji)