KAOS BERLOGO PKI BEREDAR DI BLOK M JAKARTA – Poskota.co

KAOS BERLOGO PKI BEREDAR DI BLOK M JAKARTA

Koas yang disita dari Blok M
Koas yang disita dari Blok M

POSKOTA.CO – Isu PKI kini mencuat dimana-mana. Minggu(8/5) aparat gabungan Ditresintel Polda Metro Jaya bersama Intel Kodam Jaya mengamankan pemilik toko yang menjual baju kaos bergambar palu arit di kawasan Blok M Jaksel.

Dari dua toko di Blok M Square dan Blok M Mall Jalan Melawai Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Petugas menyita satu lusin kaos Kreaktor berlogo palu arit. Pemilik toko Mahdi Ismet juga diamankan ke Mapolsek Kebayoran Baru guna penyelidikan selanjutnya.

Dari keterangan, Anggi karyawan Toko More Shop Blok M Square lantai 1 Blok A No 29-30, kaos tersebut sudah ada sekitar 3 bulan semenjak ia bekerja di toko milik Mahdi Ismed.

Kaos tersebut di dapat dari Bandung dengan nama pembuat (pengirim) Sigit.

Tidak hanya Mahdi Ismet sebagai pemilik toko yang diamankan dan dimintai keterangan oleh petugas, dua orang penjaga toko masing-masing Yosfita dan Rusmal juga menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Reskrim Polsek Kebayoran Baru, sebagai saksi.

Di tempat terpisah, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir dengan isu komunisme yang beredar saat ini.

Cak Imin—sapaan akrab—Muhaimin Iskandar di Ponpes Al Kenaniyyah, Pulogadung, Jakarta Timur, menegaskan, pemerintah lebih dapat mendominasi untuk memberikan pemahaman dan pengajaran pada masyarakat tentang Partai Komunis Indonesia (PKI) agar tidak menjadi isu yang dibesar-besarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_11694" align="alignleft" width="406"] Komjen Budi Gunawan[/caption] POSKOTA.CO - Jimly Asshiddiqie salah sati tim 9 yang dimintai pendapat Jokowi setuju dengan usulan Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. "Itu sangat indah dan ideal," ungkapnya di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015). Menurutnya masalah konflik KPK Vs Polri memang berawal dari ditetapkannya Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka transaksi mencurigakan, padahal saat itu selangkah lagi mantan ajudan Megawati itu akan menjadi Kapolri. Kepada masyarakat dan khususnya jajaran Polri diminta untuk mensuport tegaknya hukum. "Ini untuk kepentingan bersama,Kita harus sama-sama menyelamatkan institusi KPK maupun Polri" tambahnya. Sebelumnya, Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. Menurut mantan Rektor UGM itu, akan sangat indah jika Budi mundur. Kalau tidak mundur berarti dilema antara politik dan hukum ini harus diselesaikan," kata Pratikno kepada wartawan di Istana Negara.