DANA KAMPANYE AHOK BARU TERKUMPUL SEMILIAR – Poskota.co
Wednesday, September 20

DANA KAMPANYE AHOK BARU TERKUMPUL SEMILIAR

POSKOTA.CO – Sudah terkumpul Rp 1 miliar dana kampanye. Ahok manargetkan mendapat sumbangan dana kampanye Rp50 miliar. “Meski saya belum terima laporan resmi yang sudah saya dengar terkumpul satu miliar rupiah,” kata
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama, Kamis(10/11).

Hitung-hitungan Ahok, potensi pendapatan tim bisa bersumber dari jualan baju kotak-kotak senilai Rp3 miliar.

Hasil penjualan tiket makan bersama Ahok diperkirakan terkumpul Rp2,5 miliar. “Malam ini ada 40 orang lagi, dia jual tiket. Kalau dapat Rp25 juta berarti sudah dapat Rp1 miliar juga,” terang Ahok.

Setiap dana yang masuk ke rekening tim sukses Ahok-Djarot harus disertai formulir yang telah disediakan. Dana tidak akan bisa dipergunakan apabila tak tercatat. “Nanti akan diambil buat negara. Semua orag wajib isi form,” tegas Ahok.

Ahok sempat berwacana menyelenggarakan kampanye akbar serupa Teman Ahok Fair, beberapa waktu lalu. Saat menyelenggarakan acara itu, Teman Ahok bisa mendapatkan untung sekitar Rp1-2 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_11694" align="alignleft" width="406"] Komjen Budi Gunawan[/caption] POSKOTA.CO - Jimly Asshiddiqie salah sati tim 9 yang dimintai pendapat Jokowi setuju dengan usulan Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. "Itu sangat indah dan ideal," ungkapnya di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015). Menurutnya masalah konflik KPK Vs Polri memang berawal dari ditetapkannya Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka transaksi mencurigakan, padahal saat itu selangkah lagi mantan ajudan Megawati itu akan menjadi Kapolri. Kepada masyarakat dan khususnya jajaran Polri diminta untuk mensuport tegaknya hukum. "Ini untuk kepentingan bersama,Kita harus sama-sama menyelamatkan institusi KPK maupun Polri" tambahnya. Sebelumnya, Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. Menurut mantan Rektor UGM itu, akan sangat indah jika Budi mundur. Kalau tidak mundur berarti dilema antara politik dan hukum ini harus diselesaikan," kata Pratikno kepada wartawan di Istana Negara.