DANA KAMPANYE AHOK BARU TERKUMPUL SEMILIAR – Poskota.co

DANA KAMPANYE AHOK BARU TERKUMPUL SEMILIAR

POSKOTA.CO – Sudah terkumpul Rp 1 miliar dana kampanye. Ahok manargetkan mendapat sumbangan dana kampanye Rp50 miliar. “Meski saya belum terima laporan resmi yang sudah saya dengar terkumpul satu miliar rupiah,” kata
Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama, Kamis(10/11).

Hitung-hitungan Ahok, potensi pendapatan tim bisa bersumber dari jualan baju kotak-kotak senilai Rp3 miliar.

Hasil penjualan tiket makan bersama Ahok diperkirakan terkumpul Rp2,5 miliar. “Malam ini ada 40 orang lagi, dia jual tiket. Kalau dapat Rp25 juta berarti sudah dapat Rp1 miliar juga,” terang Ahok.

Setiap dana yang masuk ke rekening tim sukses Ahok-Djarot harus disertai formulir yang telah disediakan. Dana tidak akan bisa dipergunakan apabila tak tercatat. “Nanti akan diambil buat negara. Semua orag wajib isi form,” tegas Ahok.

Ahok sempat berwacana menyelenggarakan kampanye akbar serupa Teman Ahok Fair, beberapa waktu lalu. Saat menyelenggarakan acara itu, Teman Ahok bisa mendapatkan untung sekitar Rp1-2 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2898" align="alignnone" width="300"] Anang Iskandar[/caption] POSKOTA.CO- Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Komjen Anang Iskandar mendesak kepada Jaksa Agung Prasetyo untuk segera mengeksekusi terpida mati kasus narkoba. Salah satunya adalah terpidana mati yang kembali mengendalikan bisnis narkoba Warga Negara Nigeria, Silvester Obiek. "Iya, ingin (Silvester) segera dieksekusi mati? Saya laporkan tadi ke Pak Jaksa Agung," kata Anang kepada wartawan di Kejagung, Senin(2/2). Anang berharap, eksekusi mati yang dijalankan pihak kejaksaan, diharapkan tidak terlalu lama waktunya dari eksekusi mati pertama. "Kami ingin efek jera bagi mereka, eksekusi hukuman mati perlu tapi jangan sekali dan jedanya jangan terlalu panjang. Semoga gelombang kedua nggak tahun depan. Kami ingin penegak hukum punya integritas yang tinggi," ujar mantan Kapolda Jambi ini. Sementara itu, Jaksa Agung M Prasetyo mengaku, pihaknya masih menunggu grasi yang diajukan Silvester Obiek ke Presiden Joko Widodo(Jokowi). "Yang bersangkutan (Silvester) ajukan grasi, nanti kita cek lagi,‎" kata Prasetyo. Sebelumnya, petugas BNN mencokok seorang kurir shabu bernama Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB.Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti 1.794 gram shabu. Kepada penyidik, Dewi mengaku, dirinya disuruh Andi teman satu sel Silvester Obiek, untuk mengirimkan shabu tersebut kepada seseorang berinsial E yang masih buron. Belakangan diketahui, bisnis narkoba tersebut dikendalikan oleh Silvester Obiek yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan(LP) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dan sudah beberapa kali tersangkut kasus narkoba dan divonis hukuman mati.(sapuji)