AWAS MELINTAS DAERAH RANJAU PAKU DI IBU KOTA – Poskota.co

AWAS MELINTAS DAERAH RANJAU PAKU DI IBU KOTA

ranjau paku
ranjau paku

POSKOTA.CO  – Selama lima tahun terakhir Saber Community alias Komunitas Sapu Bersih memamerkan tumpukkan ranjau paku yang telah mereka kumpulkan dipamerkan di acara Car Free Day, Minggu (7/8).

Penggiat penyelamat ranjau paku juga menyebarkan brosur berisi informasi jalanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang rawan ranjau paku, di antaranya:

Jakarta Selatan
1. Fly over Permata Hijau ke arah Pondok Indah (depan Masjid Istiqomah)
2. Dari William Mobil ke arah lampu merah Kostrad
3. Jalan Prof Satrio (dari Mal Ambassador ke arah Jalan Casablanca)
4. Terowongan Casablanca (ke arah Mal Ambassador)
5. Jalan Sultan Agung (Manggarai arah Dukuh Bawah)
6. Permata Hijau (jembatan layang Simprug)
7. Jalan MT Haryono (terutama di perempatan Patung Pancoran dan fly over Pancoran)

Jakarta Timur

1. Jalan TB Simatupang (terutama dekat fly over Lenteng Agung dan ke arah Pasar Minggu)
2. Dari Menara Saidah ke arah perempatan Kuningan
3. Jalan Perintis Kemerdekaan (Pulogadung arah Cempaka Mas)
4. Ruas Jalan Raya Bogor (Cibubur arah Cijantung)

Jakarta Barat

1. Jalan S Parman dari RS Harapan Kita arah lampu merah Slipi (termasuk fly over Slipi)
2. Arah lampu merah Slipi ke arah Tomang
3. Ruas Jalan Daan Mogot (sekitar jembatan gantung sampai pabrik biskuit)
4. Jalan Tubagus Angke (depan Duta Mas arah Pesing)
5. Jalan Kyai Tapa (depan RS Sumber Waras)

Jakarta Utara

1. Ruas Jalan Yos Sudarso
2. Ruas Jalan RE Martadinata
3. Ruas Jalan Raya Cilincing
4. Ruas Jalan Enggano (setelah lampu merah Enggano arah Terminal Tanjung Priok)
5. Ruas Jalan Danau Sunter arah Kemayoran
6. Ruas Jalan Pegangsaan Dua
7. Jalan Raya Plumpang

Jakarta Pusat

1. Jalan Gatot Subroto hingga perempatan lampu merah Kuningan dan arah sebaliknya
2. Jalan Majapahit (dari Tanah Abang menuju Harmoni)
3. Jalan Gatot Subroto dari depan Bank Mandiri sebelum Polda Metro sampai Semanggi
4. Underpass Senen dari arah Cempaka Putih menuju Senen
5. Jalan KH Hasyim Ashari (dari jalan layang Roxy arah Jalan Gajah Mada)
6. Ruas Jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk
7. Depan Mahkamah Agung
8. Markas Besar TNI Angkatan Darat

Tangerang

1. Jalan Daan Mogot (setelah jembatan Batu Ceper)
2. Ruas Jalan Raya Serang
3. Pamulang (mulai dari pacuan kuda sampai Universitas Pamulang)

Depok

1. Ruas Jalan Margonda (mulai dari depan Balai dan depan BSI Kota Depok sampai Terminal Depok)
2. Daerah Sawangan (dari Jalan Keadilan menuju Citayam)

Bekasi
1. Lampu merah Pondok Ungu sampai jembatan Banjir Kanal Timur, Cakung
2. Jalan Raya Bekasi arah kantor Wali Kota Bekasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2898" align="alignnone" width="300"] Anang Iskandar[/caption] POSKOTA.CO- Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Komjen Anang Iskandar mendesak kepada Jaksa Agung Prasetyo untuk segera mengeksekusi terpida mati kasus narkoba. Salah satunya adalah terpidana mati yang kembali mengendalikan bisnis narkoba Warga Negara Nigeria, Silvester Obiek. "Iya, ingin (Silvester) segera dieksekusi mati? Saya laporkan tadi ke Pak Jaksa Agung," kata Anang kepada wartawan di Kejagung, Senin(2/2). Anang berharap, eksekusi mati yang dijalankan pihak kejaksaan, diharapkan tidak terlalu lama waktunya dari eksekusi mati pertama. "Kami ingin efek jera bagi mereka, eksekusi hukuman mati perlu tapi jangan sekali dan jedanya jangan terlalu panjang. Semoga gelombang kedua nggak tahun depan. Kami ingin penegak hukum punya integritas yang tinggi," ujar mantan Kapolda Jambi ini. Sementara itu, Jaksa Agung M Prasetyo mengaku, pihaknya masih menunggu grasi yang diajukan Silvester Obiek ke Presiden Joko Widodo(Jokowi). "Yang bersangkutan (Silvester) ajukan grasi, nanti kita cek lagi,‎" kata Prasetyo. Sebelumnya, petugas BNN mencokok seorang kurir shabu bernama Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB.Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti 1.794 gram shabu. Kepada penyidik, Dewi mengaku, dirinya disuruh Andi teman satu sel Silvester Obiek, untuk mengirimkan shabu tersebut kepada seseorang berinsial E yang masih buron. Belakangan diketahui, bisnis narkoba tersebut dikendalikan oleh Silvester Obiek yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan(LP) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dan sudah beberapa kali tersangkut kasus narkoba dan divonis hukuman mati.(sapuji)