PROGRAM RLTH KEDIRI MENCAPAI 95 PERSEN – Poskota.co
Wednesday, September 20

PROGRAM RLTH KEDIRI MENCAPAI 95 PERSEN

Hasil RLTH ditinjau langsung
Hasil RLTH ditinjau langsung

POSKOTA.CO – Kendati ditengah guyuran hujan deras, Tim Inspektorat Kodam V/Brawijaya yang diketuai Kolonel Inf Nur Rahmad didampingi Letkol Czi Franky DK, Mayor Cpl Lawu Redi dan Mayor Inf Sriyono, melihat langsung hasil program renovasi RTLH (rumah tak layak huni), Rabu (20/7).

Dari sekian banyak objek-objek yang dilihat secara langsung dilapangan, hasilnya cukup memuaskan, bahkan ada beberapa objek yang jauh diatas rata-rata standard dasar bangunan.”Hasilnya cukup bagus, meski masih banyak yang harus ditingkatkan,” ungkap Kolonel Inf Nur Rahmad

Diakui dalam hal kelengkapan administrasi, khususnya yang ada di Koramil-Koramil masih perlu diperbaiki, agar dalam penyelesaian program tersebut, tidak mengalami kendala pada verifikasi nantinya.

Dandim Kediri, Letkol Inf Purnomosidi, juga menyempatkan mendampingi Tim Irdam V/Brawijaya untuk berkeliling di lokasi-lokasi baik yang masih dikerjakan maupun yang sudah selesai secara keseluruhan.

Beliau juga membenarkan bahwa dalam waktu dekat, target yang dibebankan kepada Kodim Kediri agar tepat waktu dalam penyelesaian program tersebut, dapat dipastikan akan ditepati karena hampir secara keseluruhan bila diukur prosentase, hampir semua Koramil sudah mencapai 95% keatas.

Mayor Cpl Lawu Redi dan Mayor Inf Sriyono yang memantau langsung perkembangan beberapa objek program renovasi RTLH yang masih berlangsung sampai hari ini, menjelaskan, objek yang yang berada di pedesaan lebih mendominasi spirit kegotongroyongan dibanding objek yang berlokasi di perkotaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)