PRESIDEN JOKOWI AKAN HADIRI PEMBUKAAN MTQ NASIONAL KE-26 DI MATARAM – Poskota.co

PRESIDEN JOKOWI AKAN HADIRI PEMBUKAAN MTQ NASIONAL KE-26 DI MATARAM

POSKOTA.CO – Sesuai jadwal, Presiden Joko Widodo akan menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-26 di Islamic Center, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (30/7). Sebelum itu, Presiden bersama Ibu Negara Iriana akan berkunjung terlebih dahulu ke Kupang, NTT, menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas).

Penyelenggaraan MTQ Nasional ke-26 di Kota Mataram ini digelar pada 28 Juli hingga 7 Agustus 2016.

Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan, Jumat (29/7) siang, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana bersama rombongan berangkat menuju Kupang menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1.

Sesampainya di Kupang, Presiden dan Ibu Negara langsung menuju tempat penginapan untuk beristirahat dan bermalam. Sabtu (30/7), Presiden bersama Ibu Iriana akan menghadiri puncak peringatan Harganas ke-23 yang diselenggarakan di Alun-Alun Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kupang.

Peringatan Harganas kali ini mengedepankan keikutsertaan keluarga dengan mengangkat konsep “Reuniting, interacting, empowering and sharing”. Usai menghadiri puncak peringatan Harganas ke-23, Presiden diagendakan untuk langsung bertolak menuju Lombok, NTB, melalui Bandar Udara Internasional El Tari, Kupang.

Di Lombok, pada malam harinya, Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana direncanakan meresmikan pembukaan MTQ Tingkat Nasional ke-26, yang akan dilangsungkan di Astaka Utama Islamic Centre, Kota Mataram, Lombok. Usai menghadiri Pembukaan MTQ ke-26, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan akan kembali ke Jakarta, dan diperkirakan tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Sabtu (30/7). (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2327" align="alignleft" width="300"] Ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi menerima sembilan laporan penerimaan gratifikasi berupa pemutar musik elektronik Ipod Shuffle yang diterima saat resepsi pernikahan anak Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi. "Sudah ada sembilan orang yang melaporkan Ipod kepada KPK," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Jumat (21/3). Sembilan orang yang melaporkan penerimaan itu adalah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta Ratiyono, satu orang hakim Pengadilan Tinggi, Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Made Rawa Aryawan, dua orang hakim Mahkamah Agung, satu orang pejabat Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, satu pejabat Komisi Yudisial dan dua orang pejabat dari Ombudsman. "Laporan ini akan kita analisa dan klarifikasi," kata Direktur Gratifikasi KPK Giri Suprapdiono. Sebelumnya, Ketua Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) cabang Mahkamah Agung Gayus Lumbuun saat datang ke KPK bersama empat hakim agung lain pada Kamis (19/3) mengatakan bahwa para hakim akan melaporkan pemberian tersebut ke KPK. "Kami akan mempersiapkan surat laporan dari IKAHI cabang MA karena penerima iPod sebagian besar adalah hakim-hakim di MA, hakim agung dan hakim-hakim yang ditugaskan di lingkungan MA," kata Gayus, Kamis (19/3). Gayus juga menyerahkan contoh iPod yang akan dinilai KPK. "Menurut hitungan kami, data yang kami miliki (harganya) di bawah Rp500 ribu, jadi kami berpandangan ini bukan gratifikasi yang dilarang, tapi kami menyerahkan pada KPK untuk menilai, oleh karena itu yang kami urus adalah hakim-hakim yang menerima," ujar Gayus.