KODIM MANOKWARI CETAK 2.190 HEKTARE SAWAH BARU – Poskota.co

KODIM MANOKWARI CETAK 2.190 HEKTARE SAWAH BARU

TNIPOSKOTA.CO – Komando Distrik Militer (Kodim) 1703 Manokwari, Papua Barat, akan mencetak 2.190 sawah baru di empat kabupaten yang menjadi wilayah kerjanya.

Komandan Distrik Militer 1703 Manokwari Letkol Inf. Adi Simanjuntak di Manokwari, Sabtu, menyebutkan empat kabupaten tersebut, yakni Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama.

Sawah baru yang akan dicetak di empat daerah tersebut, kata dia, diprioritaskan bagi lahan yang sudah disurvei serta dinyatakan layak untuk digarap sebagai lahan sawah padi.

“Untuk Kabupaten Manokwari seluas 740 hektare, Manokwari Selatan 1.000 hektare, Teluk Bintuni 300 hektare, Teluk Wondama seluas 150 hektare,” katanya.

Pelaksanaan program cetak sawah di wilayah Papua Barat, kata Dandim, terlambat dibanding daerah lain. Keterlambatan itu karena menunggu penunjukan kuasa pengguna anggaran (KPA).

“Namun, dari informasi yang kami peroleh dari Dinas Pertanian, 3 hari lalu, KPA sudah ditunjuk. Dengan demikian, saya yakin dalam waktu dekat program ini akan segera dimulai di wilayah kerja kami,” ujarnya.

Program tersebut akan dilaksanakan dalam waktu 1 tahun pada tahun 2016. Namun, dia menargetkan cetak sawah baru di empat kabupaten tersebut bisa selesai pada bulan Juni mendatang, terutama untuk lahan yang sudah disurvei.

Untuk menyukseskan program tersebut, lanjut dia, Kodim akan melibatkan seluruh personel di komando rayon militer (koramil) yang akan dibantu oleh para perwira penghubung di tempat masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)