DANDIM TINJAU STOK BERAS DI BULOG KEDIRI – Poskota.co
Saturday, September 23

DANDIM TINJAU STOK BERAS DI BULOG KEDIRI

Dandim meninjau Bulog Kediri
Dandim meninjau Bulog Kediri

POSKOTA.CO – Dandim Kediri Letkol Inf Purnomosidi bersama Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno didampingi Danramil Ngasem Kapten Kav Suradi, melakukan sidak ke Gudang Bulog Sub Drive V Kediri, yang berlokasi di Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, siang ini, dan melakukan sidak nampak terlihat Kepala gudang Bulog M Kohar berada di lokasi, dan langsung menyambut hangat kunjungan tersebut, Senin (8/8).

Dari pengamatan langsung di beberapa gudang milik Bulog Sub Drive V Kediri, nampak sebagian gudang ada yang terisi penuh dengan beras dan sebagian lagi nampak lengang (kosong) tidak ada tumpukan beras yang meninggi.

“Target utama pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap beras, cenderung mulai berkurang dibanding masa Ramadan atau Idul Fitri, tetapi perlu diingat, stabilitas kebutuhan pokok khususnya pangan, tetap tidak boleh diabaikan begitu saja,” ungkap Letkol Inf Purnomosidi.

Hj Haryanti Sutrisno sempat menanyakan kondisi pasokan dari para petani, khususnya yang ada di Kediri kepada M Kohar, dan dari tanya jawab tersebut, didapat informasi kondisi pasokan petani yang mulai berkurang akibat masa panen yang ada di desa-desa mulai menurun dan saat ini masih mayoritas lahan pertanian di Kediri memulai masa tanam.

Menurut Letkol Inf Purnomosidi saat diwawancarai salah satu awak media televisi lokal, kepastian berlangsungnya musim panen yang menjadi faktor utama pendukung pasokan beras di Bulog, akan terjadi sekitar bulan oktober hingga November mendatang, tetapi jumlah produktivitasnya jelas tidak akan sama dengan bulan-bulan yang menjadi prioritas para petani, karena sebagian para petani beralih ke tanaman jagung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_11694" align="alignleft" width="406"] Komjen Budi Gunawan[/caption] POSKOTA.CO - Jimly Asshiddiqie salah sati tim 9 yang dimintai pendapat Jokowi setuju dengan usulan Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. "Itu sangat indah dan ideal," ungkapnya di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015). Menurutnya masalah konflik KPK Vs Polri memang berawal dari ditetapkannya Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka transaksi mencurigakan, padahal saat itu selangkah lagi mantan ajudan Megawati itu akan menjadi Kapolri. Kepada masyarakat dan khususnya jajaran Polri diminta untuk mensuport tegaknya hukum. "Ini untuk kepentingan bersama,Kita harus sama-sama menyelamatkan institusi KPK maupun Polri" tambahnya. Sebelumnya, Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. Menurut mantan Rektor UGM itu, akan sangat indah jika Budi mundur. Kalau tidak mundur berarti dilema antara politik dan hukum ini harus diselesaikan," kata Pratikno kepada wartawan di Istana Negara.