oleh

Gegara Hamili Janda, Istri Nuntut Cerai, Dipecat Pula dari Jabatannya

JABATAN di Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo adalah Kepala Seksi Pelayanan. Namun Siswo (50) begitu antusias dalam tugasnya, sehingga janda yang sudah empat tahun ‘ nganggur’ dilayaninya juga.

Adalah Mimin (37) tetangga dusun yang masih satu desa dengan Siswo. Belum didapat kabar lebih lanjut bagaimana perkenalannya dengan Siswo . Namun biasanya sih kalau ada laki-laki ‘pedekate’ sama perempuan pastinya mengumbar rayuan maut.

Akan halnya Mimin yang sudah empat tahun menjanda, merasakan betapa ‘sawah sepetak’ miliknya yang sudah lama kering kerontang perlu disiram. Jadi rayuan sang perangkat desa itu, membuat hati Mimin terbuai dan terbang melambung tinggi ke angkasa.

Berhubungan gelap 1,5 tahun lamanya, Mimin pun hamil. Sebagai perempuan dalam keadaan hamil, Mimin minta pertanggungjawaban Siswo sebagai aktor tunggal penyebab kehamilannya.
Namun karena Siswo ngeles terus, Mimin pun melaporkan kasus ini ke Kepala Desa Purwosari, Sukatman.

Begitulah adanya. Giliran enaknya diam-diam, tetapi giliran ribet minta bantuan.

Dari hasil pemeriksaan, Siswo dan Mimin sama-sama mengaku sudah 1,5 tahun menjalin asmara terlarang. Siswo akhirnya pasrah dan menyelesaikan masalah dengan janji menikahi Mimin.

Tapi masalah tidak selesai sampai disitu. Warga yang geram akan kelakuan Siswo meminta Siswo mundur dari jabatannya sebagai Kepala Seksi Pelayanan di desa tersebut.

Nah ini lagi yang harus ditanggung Siswo , istrinya minta cerai karena tak ingin punya suami LPJ (Lelaki Penggemar Janda).

Bini minta cerai, dipecat pula dari jabatan, ya terimain aja ya Wo?  (agus suzana)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *