POLRES JAKBAR GELAR TABLIG AKBAR DI MASJID NURUL ISLAM FATAHILLAH ROA MALAKA TAMBORA – Poskota.co

POLRES JAKBAR GELAR TABLIG AKBAR DI MASJID NURUL ISLAM FATAHILLAH ROA MALAKA TAMBORA

Tablig akbar Polsek Tambora-1

POSKOTA.CO – Dengan tema “Mengejar Keajaiban Allah” kegiatan tablig akbar yang digelar Unit Binmas Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat usai melaksanakan ibadah salat Isya, bertempat di Masjid Nurul Islam Fatahillah, Jl Tiang Bendera II No 124 RT 001/003 Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (3/4) malam.

Hadir dalam acara tersebut, Kasat Bimas Jakarta Barat AKBP Lilik Hariati SH, MH, Kapolsek Tambora Komisaris Polisi M Syafi’i SH, SIK, MH, Kapolsek Tanjung Duren Komisaris Polisi Zaki Alkazar Nasution SH, SIK, Danramil Tambora Kapten Sukma, Wadanramil Pelda Nurdi, Ketua DKM Masjid Nurul Islam Fatahillah Ustaz H Zainal Abidin, Sekcam Tambora H Naman Setiawan, Lurah Roa Malaka Simon Arfandi, Lurah Duri Utara Deny Saputra, Lurah Jembatan Besi Agus Mulyadi, Ketua Forsima KH Oo Aburrahman Mahmud MA. Dengan penceramah ustaz kembar Aldi dan Alwi dan Ustaz Amirul Sanjayadin al Bantani.

Hadir pula pada kesempatan itu para Kanit Kapolsubsektor dan seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Tambora dan jajaran Bimas Polsek Tanjung Duren berikut Kanit Binmas dan para Bhabinkamtibmas dan beberapa tokoh agama Kecamatan Tambora dan Tanjung Duren.

Acara siraman rohani diawali dengan salawatan oleh remaja masjid, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, ceramah agama, doa dan penutup.

Salawatan sebelum acara siraman rohani, yang dibawakan oleh Remaja Masjid Nurul Islam Fatahillah, Jl Tiang Bendera II No 124 RT 001/003 Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (3/4) malam.
Salawatan sebelum acara siraman rohani, yang dibawakan oleh Remaja Masjid Nurul Islam Fatahillah, Jl Tiang Bendera II No 124 RT 001/003 Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (3/4) malam.

Dalam sambutannya, Kapolsek Tambora mengharapkan, dengan adanya tablig akbar ini dapat meningkatkan ukhuwah islamiyah menjalin silaturahmi persaudaraan dan nilai-nilai keimanan dalam melandasi peran serta masyarakat dalam menjaga kamtibmas.

Ustaz Zaenal Abidin selaku ketua DKM Nurul Islam Fatahillah dalam sambutannya mengharapkan kerja sama antara ulama dan umara terus di pupuk untuk mencapai sebuah suasana negara yang baldatun thoyyibatun warrabbun ghafur.

Dalam acara inti, hikmah Isra Miraj dan nilai-nilai salat merupakan materi yang dibawakan oleh Ustaz Alwi dan Ustaz Aladi atau biasa disapa ustaz kembar, sedangkan Ustaz Amirul Sanjayadin al Bantani sebagai penceramah inti menjelaskan, peningkatan nilai-nilai tauhid dalam rangka membentuk keimanan menuju kesempurnaan.

Sementara itu sekitar pukul 23.30 kegiatan acara tablig akbar selesai, ditutup dengan doa bersama yang dibimbing Ketua Forsima KH Oo Abdurrahman Mahmud, suasana malam itu tampak tertib, lancar, dan khidmat. (*/hariri/johan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)