BESOK, KOMJEN SYAFRUDDIN DILANTIK JADI WAKAPOLRI – Poskota.co

BESOK, KOMJEN SYAFRUDDIN DILANTIK JADI WAKAPOLRI

POSKOTA.CO – Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian akan melantik Komisaris Jenderal Syafruddin menjadi wakil kapolri, Sabtu (10/9) pagi. Syafruddin menggantikan Komjen Budi Gunawan yang resmi menjadi kepala Badan Intelijen Negara (BIN) pada Jumat (9/9) sore.

Kapolri mengatakan, Syafruddin pantas menjadi wakapolri dan bisa mampu membantu tugasnya sebagai kapolri. “Iya, besok pagi. Pak Syafruddin,” jawab Tito sebelum meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (9/9).

Ini kali kedua Syafruddin menggantikan Budi Gunawan. Yang pertama terjadi saat ia mengisi posisi kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Kalemdikpol), pada 2015. Ketika itu, Budi Gunawan ditunjuk Jenderal (Purn) Badrodin Haiti sebagai wakapolri.

Syafruddin sempat mengisi posisi penting sejak berdinas tahun 1985. Pada 2004, ia pernah menjabat ajudan wakil presiden RI pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla.

Akhir 2009, jenderal bintang tiga kelahiran Ujung Pandang 55 tahun silam ini menjabat sebagai wakil kapolda Sumatera Utara, kapolda Kalimantan Selatan (2010), dan kadiv Propam Polri (2012).

Penunjukan Syafruddin sebenarnya sudah terbaca sejak beberapa hari lalu. Terutama ketika jajaran Polri diundang ke DPR dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III, pada Senin (5/9). (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_11694" align="alignleft" width="406"] Komjen Budi Gunawan[/caption] POSKOTA.CO - Jimly Asshiddiqie salah sati tim 9 yang dimintai pendapat Jokowi setuju dengan usulan Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. "Itu sangat indah dan ideal," ungkapnya di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015). Menurutnya masalah konflik KPK Vs Polri memang berawal dari ditetapkannya Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka transaksi mencurigakan, padahal saat itu selangkah lagi mantan ajudan Megawati itu akan menjadi Kapolri. Kepada masyarakat dan khususnya jajaran Polri diminta untuk mensuport tegaknya hukum. "Ini untuk kepentingan bersama,Kita harus sama-sama menyelamatkan institusi KPK maupun Polri" tambahnya. Sebelumnya, Mensesneg Pratikno mengimbau agar Komjen Budi Gunawan mundur sebagai Kapolri. Menurut mantan Rektor UGM itu, akan sangat indah jika Budi mundur. Kalau tidak mundur berarti dilema antara politik dan hukum ini harus diselesaikan," kata Pratikno kepada wartawan di Istana Negara.