oleh

Warga Marah, Penyaluran BLT di Kantor Pos Bogor Kedaluwarsa

POSKOTA. CO – Penyaluran BLT (bantuan langsung tunai) di Kantor Pos dan Giro Kota Bogor ricuh. Bantuan senilai Rp500 ribu/KK yang bersumber dari APBD Kota Bogor ini carut marut hingga menimbulkan keributan saat pengambilan di Kantor Pos Bogor, Jalan Ir. Djuanda Kota Bogor, Senin (21/9/2020) ini, karena sudah kadaluarsa alias sudah melewati hari pencairan.

Warga penerima manfaat yang berasal dari beberapa Kecamatan di Kota Bogor marah sebagai upaya melampiaskan kekecewaan, karena mendapat penolakan dari pegawai kantor Pos, dengan alasan, karena sudah melewati waktu yang ditentukan di wilayah Kecamatan masing-masing.

Budiayana, warga Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor mengatakan, wesel pos BLT yang terlambat menyampaikan. Ia menegaskan, dirinya baru terima bukti wesel dari pihak Kelurahan Sabtu (19/9/2020). Berhubung ke-esokan harinya Minggu, maka baru Senin pagi tadi dirinya ke kantor Pos guna proses pencairan.

“Petugas Kelurahan sarankan untuk mengambil langsung ke Kantor Pos Bogor. Sekarang kami datang. Tapi pegawai kantor Pos tolak, karena waktu pencairan sudah lewat,” ujarnya.

Warga lain Rahayu (42), juga mengatakan hal yang sama. Ibu dua anak ini mengaku, ia menerima wesel pos BLT saja telat dari Kelurahan, sudah melewati waktu pengambilan yang dijadwal di wilayah. Karena sudah lewat di Kelurahan, maka atas saran Kelurahan untuk mengambil langsung hari ini ke Kantor Pos. Kami datang tapi ditolak,” katanya kepada wartawan.

“Sampai di Kantor Pos, ternyata banyak warga dari kecamatan lain juga sama masalahnya dengan saya. Ini kenapa Kelurshan terlambat bagi weselnya ke kami,” tambah Rahayu.

Walau sudah mendapat penjelasan dari pihak Kantor Pos, namun warga tak terima. Warga tetap menuntut, hak mereka dikasih. “Kami hanya mengambil hak kami sebagai warga. Ini bukti weselnya,” tegas Asep, satu warga lain asal Bogor Utara.

Menyikapi polemik ini, Kepala Kantor Pos Bogor, Bagus Muhammad Yusuf keluar dari ruang kerjanya dan menemui warga, guna mencairkan dan menenangkan kericuhan di dalam Kantor Pos.

Ia langsung memberikan arahan kepada warga dan menyampaikan bahwa BLT APBD Kota Bogor bisa diambil para warga hari ini juga.
“Ya sebelumnya kami minta maaf. Sudah terjadi ketegangan antara warga dengan pegawai kami. Maka untuk semua warga yang datang hari ini dapat mencairkan bantuan,”kata Bagus ke warga.

Bagus kepada wartawan mengatakan, ia akan evaluasi lagi soal penerima wesel yang telat. Karena BLT ini, pihak Pos dan Giro bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor. “Kami kantor Pos hanya menyalurkan. Uangnya dari APBD Kota Bogor. Ini BLT dari APBD Kota Bogor senilai Rp 500 ribu/KK,” ungkap Budiyana. (yopi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *