oleh

Wali Kota Depok Tinjau Turap dan Tanggul Kali Angke yang Kerap Membuat Banjir

-Megapolitan-149 views

POSKOTA.CO – Keluhan warga perumahan Bumi Sawangan Indah (BSI), Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok terkait kurun waktu dua bulan hampir delapan kali kebanjiran akibat luapan air Kali Angke dan jebolnya turap langsung ditanggapi serius Pemkot Depok.

Keseriusan menanggapi keluhan ratusan warga di perumahan BSI, Kelurahan Duren Mekar, Bojongsari ditunjukkan dengan inspeksi mendadak (sidak) Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Depok Dadan Rustandi melihat langsung sejumlah turap yang jebol dan pinggir Kali Angke.

“Kami ingin memastikan dan melihat langsung kondisi pinggir Kali Cisadane maupun turap yang jebol akibat tergerus air Kali Angke beberapa waktu lalu hingga membuat permukiman warga sekitar selalu kebanjiran saat air kiriman dari Bogor meluap,” kata Wali Kota Mohammad Idris didampingi Kepala DPUPR Depok Dadan Rustandi, Jumat (29/5/2020).

Ditambahkan, memang ada beberapa titik turap yang perlu ditinggikan dan diperbaiki karena tidak mampu menampung air serta meluap ke permukiman warga, ujarnya termasuk adanya tanggul pinggir kali yang jebol beberapa waktu lalu.

“Saya sudah minta agar pihak DPUPR Depok secepatnya menutup dan memperbaiki tanggul yang jebol antisipasi luapan air saat hujan atau ada kiriman air dari wilayah Bogor,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala DPUPR Depok Dadan Rustandi mengakui, pengecekan langsung ke pinggiran Kali Angke khususnya kawasan Perumahan BSI Duren Mekar, Bojongsari terkait keluhan warga yang kerap kebanjiran.

“Memang ada delapan kali lingkungan tersebut terendam atau kebanjiran kurun waktu dua bulan terakhir saat hujan terjadi,” tuturnya.

Untuk perbaikan secara menyeluruh, imbuh Rustandi, tentunya tidak dapat dilakukan sekarang ini. Perlu adanya pengajuan anggaran tahun 2020 terlebih kondisinya sekarang pemerintah tengah menangani penyebaran Covid-19.

“Tapi program maupun rencana perbaikan tentunya harus dilakukan agar warga tidak lagi kebanjiran saat air Kali Angke meluap,” pungkasnya. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *