oleh

Tim Gabungan BPS Jabar, Polrestro dan BPS Depok Lakukan Sensus Malam Hari pada Tunawisma dan ODGJ

POSKOTA.CO – Tim gabungan Badan Pusat Statistik (BPS) Propinsi Jawa Barat, BPS Kota Depok dan Polrestro Depok menggelar ‘census night’ atau sensus malam hari kepada tunawisma maupun Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di 11 kecamatan khususnya di pusat keramaian seperti pasar, terminal bus, stasiun, pusat belanja lain dan pinggir jalan utama maupun protokol.

Tim gabungan itu dibagi tiga tim untuk menyisir lokasi yang diduga menjadi tempat tinggal sementara para tunawisma maupun ODGJ seperti pasar, terminal, pusat belanja dan jalan utama, kata Ketua BPS Kota Depok, Mufti Swaghara didampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Nuraeni Wadayatti dan Kepala Seksi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok, Hilmiah, Sabtu (19/9).

Lokasi yang disisir tim gabungan antara lain Stasiun Depok Lama, Stasitun Depok Baru, Terminal Angkutan Kota, Pasar Depok Jaya dan Pasar Citayam, Jl. Raya Kartini, Jl. Raya Arif Rahman Hakim, Jl. Raya Dewi Sartika, Jl. Raya Margonda, Stasiun Pondok Cina, Stasiun UI, Pasar Kemiri Muka dan Pasar Agung. Lalu tim tiga menyisir Pasar Cisalak, Pasar Pal, Terminal Jatijajar, Jalan Raya Bogor dan Jl. Raya Juanda.

Menurut dia, kegiatan sensus malam hari ini berhasil mendata 64 orang tunawisma dan ODGJ saat kegiatan berlangsung petugas gabungan mengikuti protokol kesehatan dengan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, pelindung wajah, sarung tangan dan hand sanitizer.

Sedangkan, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Nuraeni Wadayatti, mengatakan data yang berhasil dikumpulkan oleh BPS Depok dapat diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) untuk dicatat dan dilakukan pembinaan. Pihaknya dapat membantu untuk melakukan evaluasi dan identifikasi penduduk rentan.

“Disdukcapil akan menelusuri identitas penduduk tersebut. Khususnya yang sudah berusia 17 tahun ke atas, melalui identifikasi dengan data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK),” ujarnya. (anton)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *