oleh

Rombongan Moge Kembali Langgar Aturan Terabas Pos Pemeriksaan Gage di Kota Bogor

POSKOTA. CO – Pengendara motor gede (Moge) sok berkuasa dan terkesan bebas melanggar aturan.
Mereka dengan santainya melintas di hadapan petugas gabungan yang tengah melakukan Operasi Yustisi PPKM, Jumat (12/2/2021).

Setelah sebelumnya menerobos pos pemeriksaan surat rapid test antigen di kawasan Puncak, Bogor, rombongan konvoi moge juga menerabas pos pemeriksaan ganjil genap (gage) yang sedang diterapkan di Kota Bogor.

Setidaknya empat moge melaju bebas di pos check point pos polisi di simpang Jalan KS Tubun. Ironinya, pengendara motor gede itu dikawal pula voorijder polisi. Rombongan moge melintas pukul 14.39 WIB.

Dari kejauhan, suara sirine motor pengawal terdengar. Namun tak satu pun petugas baik TNI, Polri maupun Dinas Perhubungan yang berada di lokasi menghentikan laju motor dengan harga fantastis ini.

“Jangankan mencoba berhentikan untuk melakukan pemeriksaan nopol yang sedang berlaku ganjil genap. Wong mereka dikawal polisi dengan voorijder,” kata Ratna, warga Depok yang terkena ganjil genap.

Warga lain bernama Nadjamudin (46) menyatakan, seharusnya di antara moge yang terdapat plat nomor ganjil itu ditilang. Mininal ada sanksi sesuai aturan yang disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Pasalnya hari ini, tanggal 12 Februari 2021, Pemerintah Kota Bogor menerapkan kebijakan genap.

Sementara itu di saat bersamaan seorang pemuda yang mengendarai motor matic distop petugas. Pemotor itu pun langsung diminta putar balik.
Kepada wartawan, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bogor Dody Wahyudin mengatakan, seharusnya moge tak kebal aturan ganjil genap. Dia mengaku telah berkomunikasi dengan petugas Dishub di lapangan.

“Harusnya semua diperiksa, sudah saya telepon tadi penanggung jawab dari Dishub,” ujar Dody.

Sebelumnya, rombongan moge itu juga menerobos pemeriksaan di Gadog, saat diminta petugas gabungan menunjukkan hasil rapid test antigen bagi warga yang masuk ke wilayah Kabupaten Bogor.

Atas sikap membandel dan terkesan arogan dan tidak taat aturan ini, Bupati Bogor Ade Yasin berang.

“Para pengendara moge ini jangan senang dulu. Mereka lolos disini, tapi akan diperiksa rapid test antigennya di lokasi wisata,” kata Ade Yasin. (yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *