oleh

Perairan Kepulauan Seribu Tercemar Limbah Minyak Mentah

POSKOTA.CO – Perairan di Kepulauan Seribu, kembali tercemari limbah minyak mentah. Kali ini, limbah berbentuk gumpalan hitam pekat mengotori perairan laut sekitar Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara sehingga dikeluhkan warga dan nelayan.

“Kami prihatin, pencemaran sangat merugikan masyarakat Kepulauan Seribu yang sebagian besar mencari nafkah dari laut sebagai nelayan,” ungkap Noval Abudzar, warga Pulau Pramuka, Rabu (14/10/2020).

Dirinya dan para nelayan berharap agar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) serta Taman Nasional Kepulauan Seribu dapat lebih mengintensifkan patroli di perairan guna mencegah pencemaran.

“Limbah minyak sangat merusak lingkungan, ekosistem laut akan sangat berdampak. Kami berharap pihak kepolisian segera mengusut dan menindak pelaku pencemaran,” pinta tokoh pemuda di Kepulauan Seribu ini.

Sementara Ketua KNPI Kepulauan Seribu Lukman Hadi menuding, pencemaran minyak mentah yang sering terjadi di laut Kepulauan Seribu merupakan bukti kegagalan pemerintah dalam menjaga kelestarian alam di Kepulauan Seribu.

“Kami menilai pemerintah dalam hal ini pihak terkait masih lemah dalam menindak pelaku pencemaran dan terkesan ada kompromi yang selalu berujung pada kompensasi saja. Padahal UU tentang lingkungan hidup sudah jelas mengamanatkan,” terang Lukman Hadi.

Menurutnya, pelaku pencemaran bukan hanya bayar kompensasi lalu selesai. Ada tindak hukum pidana yang harus dikenakan pada pelaku pencemaran. Untuk itu dirinya minta Pemkab Kepulauan Seribu dan instansi atau lembaga terkait segera mengusut tuntas pencemaran yang terjadi.

Sebab pencemaran ini sangat merugikan. Apalagi, Kepulauan Seribu mengandalkan keindahan alam untuk sektor pariwisata.

“Bagaimana mau jadi destinasi wisata dunia, kalau sering tercemar. Usut tuntas dan kenakan tindakan tegas bagi mereka yang telah merusak alam kita,” pungkas Lukman. (wandhy)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *