oleh

Akibat Simpatisannya Ngeyel, Habib Bahar bin Smith Dipindah ke Nusakambangan

-Megapolitan-475 views

POSKOTA.CO – Habib Bahar bin Smith untuk sementara waktu dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Batu Nusa Kambangan. Kebijakan itu diambil lantaran sejak dijebloskan kembali ke Lapas Gunung Sindur sejak Selasa (19/5/2020), simpatisan Bahar berkerumun dan melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban lapas alias ngeyel.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pas Rika Aprianti, lewat keterangan tertulis, Rabu (20/5/2020), menjelaskan, Habib Bahar telah dipindahkan dari Lapas Khusus Gunung Sindur ke Lapas Kelas I Batu Nusakambangan pada Selasa (19/5/2020), dengan pengawalan kepolisian dan jajaran Lembaga Pemasyarakatan

“Merujuk pada kondisi tersebut, Kalapas Khusus Gunung Sindur telah berkoordinasi dengan Kakanwil Jawa Barat, yang selanjutnya disetujui oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, untuk Habib Bahar bin Smith ditempatkan sementara waktu di Lapas Kelas I Batu Nusakambangan,” kata Rika.

Habib Bahar bin Smith

Rika menerangkan alasan pemindahan Bahar ke Lapas Kelas I Nusa Kambangan dilakukan dengan sejumlah pertimbangan.
Di antaranya, menghindari gangguan keamanan yang ditimbulkan oleh simpatisan pendukung, mencegah pelanggaran protokol kesehatan atas darurat Covid-19 karena kerumunan, serta untuk kepentingan keamanan, ketertiban dan pembinaan bagi yang bersangkutan.

“Diharapkan yang bersangkutan dapat mengikuti semua ketentuan dan SOP yang berlaku di Lapas Kelas I Batu Nusa Kambangan,” ucapnya. Program asimilasinya dicabut Kemenkumham. Alasannya, Bahar bin Smith menyampaikan ceramah yang meresahkan masyarat selama beberapa hari bebas.

Selain itu, Bahar juga dinilai tidak mematuhi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketika mengundang banyak massa mendengarkan ceramahnya.

“Alasan ditangkap karena dia melakukan pelanggaran khusus dalam pelaksanaan asimilasinya. Pelanggaran khusus itu adalah di antara lain ada kegiatan yang bersangkutan yang meresahkan masyarakat dengan video provokatif, ceramah provokatif yang meresahkan masyarakat,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen PAS, Rika Aprianti kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Selasa (19/5/2020).

Bahar lalu ditempatkan sementara di Lapas Gunung Sindur, Bogor di sel khusus. Hingga kemudian dia dipindahkan ke Nusakambangan. (***)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *