oleh

69 Pelanggar Terciduk Opstibmask di Jembatan Tinggi Bongkaran

POSKOTA.CO – Satu pelanggar protokol kesehatan (prokes) Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat saat terciduk petugas Operasi Tertib Masker (Opstibmask) Kecamatan Tanah Abang di Jembatan Tinggi, Bongkaran, Tanah Abang, Jakarta Pusat memilih membayar denda administrasi sebesar Rp250 ribu alasannya karena malu ngosek sampah di jalanan.

“Malu saya nyapu sampah di jalanan karena dilihat banyak orang. Lebih baik bayar denda aja,” ujar pelanggar tidak memakai masker saat terjaring Opstibmask, Selasa (9/2/2021).

Selain itu, petugas Opstibmask juga menjaring puluhan para pelanggar lainnya antara lain, pengendara naik motor sambil merokok dan pejalan kaki maupun penumpang angkot tidak memakai masker.

“Stop… stop,” ucap petugas Opstibmask saat memberhentikan angkutan umum saat melintas di Jembatan Tinggi Bongkaran Tanah Abang.

“Waduh kenapa pada tidak memakai masker. Ayo turun dulu sini mas,” ucap salah satu petugas Satpol PP. Kemudian, pelanggar ini digiring untuk didata dan disanksi hukuman kerja sosial di tempat karena tidak memakai masker.

Sementara itu, Pengendali Satpol PP Kecamatan Tanah Abang Romodon saat dihubungi POSKOTA.CO, menerangkan, Opstibmask di Jembatan Tinggi Bongkaran Tanah Abang menjaring 69 pelanggar, Selasa (9/2/2021).

Puluhan pelanggar ini, kata Romodon, terdiri dari pengendara bermotor, pejalan kaki dan masyarakat umum sedang naik angkot yang sedang melintas.

“Dari puluhan pelanggar sebagiannya ada yang tidak memakai masker. Ada juga pelanggar memakai masker, tapi memakainya di bawah dagu. Alasan lainnya juga suka nyebelin seperti lupa dan masker dikantongin dalam celana,” ucapnya.

Ditambahkan Romodon, dari 69 pelanggar yang terjaring, 68 disanksi hukuman kerja sosial membersihkan sampah di fasilitas umum (fasum) dan nyabutin rumput liar. Sedangkan, satu pelanggar dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp250 ribu yang dibayarkan langsung melalui Bank DKI,” tukasnya. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *