oleh

59 Pelanggar Terjaring Razia Masker, Duh Alasannya Lupa Dikantongin

POSKOTA.CO – Puluhan pelanggar yang lalai memakai Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker terjaring petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menggelar Operasi Tertib Masker (Opstibmask) di lima lokasi kawasan di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Terhitung ada 59 pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang terjaring Opstibmask lantaran masker dikantongin dalam saku. Selain itu, pelanggar lainnya juga terciduk petugas dengan alasan tidak memakai masker karena ketinggalan di rumah.

“Duh, ada razia masker lagi. Maaf pak Satpol, saya buru-buru masker nya lupa dipakai ini ada didalam kantong,” ujar salah satu pelanggar saat terjaring Opstibmask di kawasan Jalan Jati Petamburan.

Hal senada juga dilontarkan, satu pelanggar yang berkeliaran diluar rumah tidak memakai masker sama sekali ini terjaring Opstibmask malah cengar-cengir. “Masker saya ketinggalan di rumah pak Satpol karena buru-buru mau ke pasar,” ujarnya ngeles.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kecamatan Tanah Abang, Budi Salamun didampingi Tajudin Pengendali Satpol PP saat dihubungi mengatakan, dari 59 pelanggar yang terjaring merupakan masyarakat umum antara lain terdiri dari, pelajar, draiver Ojek Online (Ojol), marbot, pedagang dan lain-lain di lima lokasi yaitu 7 pelanggar di Jalan Jati Petamburan RW. 03 Petamburan.

Sebelas pelanggar di Jalan Danau Tondano Bendungan Hilir (Benhil). Dan 10 pelanggar di Jalan Kebon Jati (kolong blok G), kampung Bali. Kemudian, 6 pelanggar di Jalan Palmerah Barat, Gelora dan 5 pelanggar di Jalan Mutiara Raya (depan GOR ) Karet Tengsin dan lain-lain.

“Seluruh pelanggar langsung didata kemudian disanksi hukuman kerja sosial ditempat membersihkan sampah di Fasilitas Umum (Fasum) mengenakan rompi pelanggar PSBB secara bergantian. Totalnya ada sebanyak 59 pelanggar yang disanksi kerja sosial. Untuk denda Administrasi nihil karena para pelanggar beralasan zaman pandemi lagi tongpes,” paparnya.(van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *