KECELAKAAN DI JAKTIM, 2 ORANG MENINGGAL – Poskota.co

KECELAKAAN DI JAKTIM, 2 ORANG MENINGGAL

Polisi sedang melakukan pertolongan
Polisi sedang melakukan pertolongan

POSKOTA.CO – Kecelakaan di wilayah Jakarta Timur pada Jumat (22/7/2016) dinihari menelan dua korban meninggal dunia.

Berdasarkan informasi dari akun Twitter Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, peristiwa yang terjadi sekira pukul 03.34 WIB, seorang pengendara motor tewas setelah menabrak satu unit truk di Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Jatinegara, Jakarta Timur.

“03:34 Kecelakaan Truk & Pemotor B 3148 SUS dkt SMA 100 Jl. Basuki Rahmat, tutup usia 1 org,” tulis @TMCPoldaMetro.

TMC Polda Metro Jaya juga mengabarkan adanya kecelakaan tunggal lalu lintas yang menewaskan satu orang dan delapan lainnya cedera di Cawang, Jakarta Timur, sekira pukul 02.00 WIB. Sebuah mobil Elf menabrak pembatas jalan di kilometer 2,800 di ruas Cawang arah Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_3182" align="alignnone" width="300"] ilustrasi[/caption] POSKOTA.CO- Hukuman mati yang disandang Silvester Obiekwe alias Mustofa,50, Warga Negara Nigeria tidak membuatnya sadar. Justru Silvester Obiekwe alias Mustofa kembali menjalankan bisnis haramnya. Ulah si hitam itu akhirnya dibongkar aparat Badan Narkotika Nasional (BNN), dari dalam Lembaga Pemasyarakatan(Lapas) Pasir Putih, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Aksi Obiekwe dibantu oleh teman satu selnya bernama Andi,32.” Dia mengendalikan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Meski sudah divonis mati tidak membuatnya jera,” kata Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Jumat(30/1). Anang menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah petugas BNN menerima inpormasi intelijen, yang menyebutkan bisnis narkoba asal Goangzu, Tiongkok dikendalikan oleh Silvester Obiekwe alias Mustofa, yang mendekam di Lapas Nusakambangan. Berkat informasi itu, kata Anang, petugas melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB. Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti berupa 1.794 gran shabu. "Kami lakukan pengembangan ke kontrakan di kawasan Kemayoran dan kembali menemukan barang bukti sabu 5.828 gram. Disembunyikan di dalam kardus. Sabu tersebut dikemas dalam 56 pastik berukuran sedang. Jadi total sabunya 7.622 gram," ungkap mantan Deputy Pencegahaan BNN ini. (sapuji)