ANGKOT TABRAKAN DENGAN TRUK MOLEN 4 TEWAS – Poskota.co

ANGKOT TABRAKAN DENGAN TRUK MOLEN 4 TEWAS

Truk yang bertabrakan dengan angkot
Truk yang bertabrakan dengan angkot

POSKOTA.CO – Jumat (22/7/2016) dinihari, terjadi kecelakaan antara satu truk molen dan sebuah angkutan kota atau angkot di depan depan Mall WTC Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Dalam musibah tersebut sedikitnya 4 orang dikabarkan meninggal dunia.

Aiptu Darno, petugas piket Polsek Serpong, Tangerang Selatan, saat dihubungi wartawan, Jumat (22/7/2016) menjelaskan, keempat korban belum diketahui identitasnya.

Keempat korban tewas telah dibawa ke rumah sakit umum setempat. Saat ini kasus kecelakaan maut tersebut ditangani Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka) Polsek Serpong.

Kecelakaan maut ini juga diinformasikan Traffic Management Center Polda Metro Jaya melalui akun Twitter, ‏@TMCPoldaMetro. “Kecelakaan Truk Molen di dpn WTC Serpong & msh penanganan Polri,” tweet ‏@TMCPoldaMetro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_1031" align="alignleft" width="300"] Hakim sang wakil Tuhan di dunia[/caption]POSKOTA.CO - Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon mengharapkan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) jangan ada yang berasal dari partai politik. "Hakim MK haruslah merupakan orang yang benar-benar kompeten dalam bidang hukum tata negara dan bukanlah seseorang yang pernah bergabung dengan partai politik," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra dalam rilisnya, di Jakarta, Jumat. Menurut dia, bila hakim MK yang terpilih berasal dari partai politik dikhawatirkan hanya mementingkan kepentingan golongannya saja sehingga mengakibatkaan potensi penyelewengan menjadi sangat besar. "Independensi hakim MK sangat penting untuk menjaga kredibilitas MK sebagai lembaga hukum tertinggi. Perlu diperhatikan juga bahwa keputusan yang dibuat MK adalah bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Oleh karena itu Hakim MK sebagai pembuat keputusan haruslah orang yang benar-benar mempunyai integritas," paparnya. Kasus Akil Mochtar hendaknya menjadi pelajaran bagi MK untuk bisa menjaga kredibilitasnya. "Kredibilitas MK dalam penegakan hukum tengah disorot karena kasus Akil Mochtar. Oleh karena itu MK harus memastikan bahwa kasus seperti itu tidak terulang kembali. Jangan sampai rakyat hilang kepercayaan terhadap penegakan hukum," kata Fadli. Di tempat terpisah, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh berpendapat persoalan pemilihan anggota Hakim MK bukan pada asas legalitas tetapi adalah asas kepantasan, etika, dan moral.