TAK PUNYA UANG, ABG NEKAT CURI AKI MOTOR MILIK TETANGGANYA – Poskota.co
Wednesday, September 20

TAK PUNYA UANG, ABG NEKAT CURI AKI MOTOR MILIK TETANGGANYA

EGJ (dua Kanan), pelaku pencurian aki motor milik tetangganya sendiri, HSN (tengah) pada Kamis (11/5) malam. Pada Jumat (12/5) pagi, di ruang Unit II Reskrim Polsek Tambora Jakbar, kedua belah pihak akhirnya sepakat, korban membuat surat pernyataan tidak melakukan penuntutan terhadap pelaku, mengingat pelaku masih bertetangga dengan korban.
EGJ (dua Kanan), pelaku pencurian aki motor milik tetangganya sendiri, HSN (tengah) pada Kamis (11/5) malam. Pada Jumat (12/5) pagi, di ruang Unit II Reskrim Polsek Tambora Jakbar, kedua belah pihak akhirnya sepakat, korban membuat surat pernyataan tidak melakukan penuntutan terhadap pelaku, mengingat pelaku masih bertetangga dengan korban.

POSKOTA.CO – Berbagai macam cara untuk mendapatkan uang, tak peduli walaupun tetangganya sendiri jadi korban, yang penting bisa foya-foya.

EGJ(16) lelaki asal Pandeglang ditangkap korbannya HSN(39) yang notabene adalah tetangganya sendiri, lantaran diduga mencuri sebuah aki motor miliknya di Jl Kebon Sayur, Kelurahan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (11/5) malam.

Kronologis peristiwa pencurian ini bermula sekitar pukul 20.30 WIB korban hendak pergi menggunakan sepeda motornya yang terparkir di salah satu gang rumah korban.

Namun alangkah terkejutnya korban saat melihat pelaku tengah mempreteli aki motor miliknya.

Merasa aksinya dipergoki, pelaku kemudian melarikan diri, namun usaha pelariannya sia-sia, karena pelaku dikejar korban dan warga. Dalam waktu singkat, pelaku pun dapat ditangkap dan beruntung warga tidak main hakim sendiri.

Setelah diamankan warga, kemudian pelaku dijemput petugas patroli polisi dan dibawa ke Mapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, untuk dimintai keterangan.

Selanjutnya pada Jumat (12/5) pukul 06.00 WIB di ruang Unit II Reskrim Polsek Tambora Jakbar, setelah petugas melakukan interogasi dan pemeriksaan saksi-saksi, kedua belah pihak akhirnya sepakat, korban membuat surat pernyataan tidak melakukan penuntutan terhadap pelaku, mengingat pelaku masih bertetangga dengan korban. (*/hariri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
[caption id="attachment_2898" align="alignnone" width="300"] Anang Iskandar[/caption] POSKOTA.CO- Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN) Komjen Anang Iskandar mendesak kepada Jaksa Agung Prasetyo untuk segera mengeksekusi terpida mati kasus narkoba. Salah satunya adalah terpidana mati yang kembali mengendalikan bisnis narkoba Warga Negara Nigeria, Silvester Obiek. "Iya, ingin (Silvester) segera dieksekusi mati? Saya laporkan tadi ke Pak Jaksa Agung," kata Anang kepada wartawan di Kejagung, Senin(2/2). Anang berharap, eksekusi mati yang dijalankan pihak kejaksaan, diharapkan tidak terlalu lama waktunya dari eksekusi mati pertama. "Kami ingin efek jera bagi mereka, eksekusi hukuman mati perlu tapi jangan sekali dan jedanya jangan terlalu panjang. Semoga gelombang kedua nggak tahun depan. Kami ingin penegak hukum punya integritas yang tinggi," ujar mantan Kapolda Jambi ini. Sementara itu, Jaksa Agung M Prasetyo mengaku, pihaknya masih menunggu grasi yang diajukan Silvester Obiek ke Presiden Joko Widodo(Jokowi). "Yang bersangkutan (Silvester) ajukan grasi, nanti kita cek lagi,‎" kata Prasetyo. Sebelumnya, petugas BNN mencokok seorang kurir shabu bernama Dewi disebuah parkiran hotel Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada pukul 22.30 WIB.Dari tangan Dewi petugas menyita barang bukti 1.794 gram shabu. Kepada penyidik, Dewi mengaku, dirinya disuruh Andi teman satu sel Silvester Obiek, untuk mengirimkan shabu tersebut kepada seseorang berinsial E yang masih buron. Belakangan diketahui, bisnis narkoba tersebut dikendalikan oleh Silvester Obiek yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan(LP) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dan sudah beberapa kali tersangkut kasus narkoba dan divonis hukuman mati.(sapuji)