SUSANTI TOBING DIBUNUH DI KAMAR KOS NYA – Poskota.co
Wednesday, September 20

SUSANTI TOBING DIBUNUH DI KAMAR KOS NYA

Salah satu korban pembunuhan -dok-
Salah satu korban pembunuhan -dok-

POSKOTA.CO – Polisi masih menyelidiki kasus seorang perempuan, Susanti Lambria Tobing,42, yang ditemukan tewas di kamar kosannya di Jalan Batik Jonas Nomor 17 Kota Bandung, Minggu, diduga korban tewas akibat dianiaya oleh lelaki misterius.

Kasubag Humas Polrestabes Bandung, Kompol Renny Marthaliana mengatakan, kejadian ini bermula pada Minggu pagi sekitar pukul 04.30 WIB saat sejumlah saksi mendengar suara jeritan dari kamar kosan korban.

Kemudian dari kamar kosan korban keluar seorang laki laki menggunakan penutup wajah dengan membawa sebilah golok dan satu buah tas selendang warna coklat (diduga milik korban).

“Selanjutnya pelaku berjalan menuju kamar kos miliknya dan tidak lama kemudian keluar dengan menggendong sebuah tas ransel warna merah, lalu pergi,” kata Kompol Renny kepada wartawan.

Pihaknya menjelaskan korban mengalami luka cukup serius pada bagian kepala dan bagian tubuh lainnya dan diduga luka tersebut karena hantaman benda tajam.

Ia menuturkan saat ini polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BREAKING NEWS :
POSKOTA.CO - BRI Cabang Kabupaten Majene mangkir dari panggilan Ombudsman Provinsi Sulawesi Barat untuk melakukan klarifikasi terkait raibnya tabungan warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar di Bank BRI Cabang Majene. "Kami sudah melakukan panggilan kepada Kepala Bank BRI Majene untuk melakukan klarifikasi atas raibnya tabungan warga di BRI Majene, namun Bank BRI Majene mangkir dari panggilan," kata Asisten Bidang Pencegahan Ombudsman Perwakilan Provinsi Sulbar, Muhammad Sukriadi Azis S,Ip di Mamuju, Jumat. Ia mengatakan, Ombudsman kembali memanggil Kepala BRI Cabang Majene sampai pada panggilan ketiga dan bila belum diindahkan panggilan yang ketiga maka akan dilakukan pemanggilan paksa dengan melibatkan aparat kepolisian. "Kami akan lakukan panggilan sesuai dengan kewenangan Ombudsman Sulbar kami harap BRI Majene bersedia menerima panggilan Ombudsman Sulbar," katanya. Menurut dia, Ombudsman Sulbar telah menerima laporan nasabah BRI Majene yang tabungannya raib di BRI Majene sebanyak Rp400 juta, raib, "Kami telah menerima laporan dari seorang warga Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, atas nama Subli Sukardi, yang mengaku uang tabungannya raib senilai Rp400 juta, di Bank BRI Cabang Majene, sehingga kita panggil BRI Majene melakukan klarifikasi," katanya. Ia mengatakan, warga itu menyampaikan jika uangnya raib diduga karena telah terjadi penggelapan dana di Bank BRI Majene. "Pelapor mengaku bahwa diduga salah seorang oknum pegawai negeri sipil di lingkup Pemkab Majene, telah bersekongkol dengan staf Bank BRI Majene, mencairkan tabungannya sehingga tabungannya raib," katanya. Menurut dia, uang tabungan pelapor telah ditarik sebanyak tiga kali direkeningnya sehingga tabungannya itu raib sejak bulan Juli tahun 2013. Ia menyampaikan bahwa atas laporan tersebut maka pihak Ombudsman Sulbar menindaklanjutinya dengan memanggil Kepala BRI Majene dan melakukan pemeriksaan terhadap staf Bank BRI dan oknum PNS yang dimaksud, namun yang dipanggil ternyata mangkir.